Author

http://www.ayudadeblogger.com/
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Pencegahan Penyakit Jantung Koroner (PJK)
Agar jantung tetap sehat dan bekerja dengan baik, dianjurkan kepada setiap orang untuk mengetahui cara pencegahan penyakit jantung koroner (PJK) yang telah menjadi penyebab kematian utama di seluruh dunia.

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyakit jantung yang disebabkan penyempitan arteri koroner, mulai dari terjadinya aterosklerosis (kekakuan arteri) maupun yang sudah terjadi penimbunan lemak atau plak (plague) pada dinding arteri koroner, baik disertai gejala klinis atau tanpa gejala sekalipun.

William Herderson adalah orang pertama yang menguraikan secara rinci mengenai gejala penyakit ini pada tahun 1768 sebagai berikut: “mereka yang terkena penyakit ini merasa tertekan (seized) saat berjalan, lebih-lebih jika mendaki atau segera setelah makan, oleh suatu sensasi yang bersifat nyeri dan tak terfokus, yang terjadi di dada dan tampak bisa berakibat fatal (menghentikan hidupnya) jika berlangsung terus-menerus atau intensitasnya meningkat. Bila moment penyebabnya menghilang, semua kesulitan itu juga ikut menghilang”.

Gejala ini oleh Herderson dinamakan angina pektoris. lstilah angina pektoris digunakan secara universal sampai hari ini sebagai gejala khas PJK. Namun, sebenarnya PJK sudah diketahui oleh bangsa Mesir tahun lalu, sebagaimana yang ditemukan dalam kitab kedokteran Mesir kuno (Egyptians’ Papyrus) di mana sudah ada uraian tentang iskemia koroner yang berbunyi sebagai berikut: “Jikalau kamu memeriksa seseorang karena penyakit jantung dan dia ada merasa nyeri di tangan, dan di dada dan juga di dalam jantung...... hal ini menunjukan hahwa kematian sudah mengancam dia.” (dikutip dari Willerson & Teaff, Texas Heart Institute Journal 1996)

Pada awal abad ke-20, angka kematian akibat PJK meningkat tajam. Tetapi, karena kurangnya data-data penelitian berskala besar, penyebab penyakit ini pada saat itu masih bersifat spekulatif.

Sampai pada pertengahan Abad ke-20, National Health Institute di Amerika melakukan sebuah studi di kota Framingham, Massachusetts, yang melibatkan 2.421 wanita dan 1.980 laki-laki yang ditinjaklanjuti selama 6 tahun. Ternyata hasilnya menunjukkan bahwa hipertensi (darah tinggi), merokok, dan kadar kolesterol yang tinggi merupakan faktor utama penyebab PJK.

Hasil studi ini kemudian dimuat di Annals of Internal Medicine 1961, dan memperkenalkan konsep baru mengenai faktor risiko di dunia kedokteran. Dalam kaitannya dengan PJK, faktor risiko adalah faktor yang memacu timbulnya aterosklerosis.

Manusia yang hidup dalam zaman modern sekarang ini harus melakukan perubahan pola hidup yang rawan terhadap terjadinya PJK. Menurut laporan American Heart Association, setiap tahun di USA ada sekitar 700.000 penderita harus masuk rumah sakit karena kejadian koroner (coronary event). Empat puluh persen (40%) dari jumlah ini akan meninggal dunia.

Persentase ini sama besarannya di beberapa negara maju. Di Indonesia Budiarso dkk., (1989) melaporkan prevalensi PJK adalah 18,3/100,000 penduduk pada golongan usia 15-24, meningkat menjadi 174,6/100,000 penduduk pada golongan usia 45-54, dan meningkat tajam menjadi 461,9/100,000 penduduk pada usia > 55 tahun (dikutip dari Tesis dr. Putra Gunardhi).

Dengan demikian, penelitian di bidang PJK sangat gencar dilakukan. Faktor risiko untuk PJK yang semula tiga buah terus bertambah. Saat ini, usia, jenis kelamin, stres, penyakit kencing manis, kegemukan, kurang gerak, asam urat, kekurangan esterogen, peningkatan fibrinogen, peradangan, dan masih banyak yang lain sudah tercatat sebagai faktor risiko.

Gambaran faktor risiko ini sangat membantu untuk mengidentifikasi orang-orang yang perlu mendapatkan tindakan pencegahan, dan juga termasuk penatalaksanaan bagi mereka yang sudah menderita PJK. 

Baca juga:
Pencegahan penyakit jantung koroner (PJK) dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, menjauhi makanan yang memiliki kandungan kolestrol tinggi, berhenti merokok, kurangi stres, kurangi berat badan, dan berolahraga secara teratur. 

Indonesia yang berada di wilayah iklim tropis hanya memiliki dua musim, yaitu penghujan dan kemarau. Perubahan musim secara langsung berdampak pada jumlah air di perairan. Pada musim penghujan, jumlah air sangat berlimpah. 

Pada musim kemarau jumlah air terbatas. Tak jarang, beberapa daerah di wilayah Indonesia mengalami bencana kekeringan saat kemarau melanda. Aliran air dipengaruhi juga oleh tata guna lahan di permukaan bumi. 

Penggunaan resapan dan penahan air, seperti sumur resapan, waduk, dan danau yang mampu menahan dan menampung hujan menjadi sangat bermanfaat kala kemarau datang. Dengan begitu, sumur resapan, waduk, dan danau menjadi sasaran utama mendapatkan air di kala kemarau. 

Keberadaan air dipengaruhi oleh kuantitas dan kualitas resapan dan penampung air pada musim penghujan. Dengan membuat dan mendayagunakan sumur resapan secara baik dan benar, kebutuhan akan air saat kemarau dan kekeringan melanda bukan menjadi sebuah masalah yang berarti.

Secara keseluruhan, air yang terdapat di permukaan bumi membentuk sebuah Iingkaran (siklus) air. Air di lautan, sungai, sumur, danau, dan waduk akan menguap menjadi uap air karena panas. Titik uap air akan bergerombol membentuk awan. 

Kandungan uap air di awan akan terkondensasi menjadi butiran-butiran air hujan. Selanjutnya, hujan membasahi permukaan bumi dan meresap menjadi air tanah dan membentuk mata air, sumur, danau ataupun mengalir melewati sungai menuju lautan. Sikius air tersebut akan berputar terus-menerus.


A. Air laut

Air laut memiliki rasa asin karena mengandung senyawa garam murni (NaCI) yang cukup tinggi. Menurut beberapa sumber penelitian, kadar garam murni air laut berkisar 3% jumlah total keseluruhan air laut. Karena rasanya yang asin, untuk menjadikan air laut sebagai air minum diperlukan sebuah teknologi terapan untuk memfilter sekaligus destilasi (penyulingan) air untuk menghilangkan kadar garam yang tinggi. 

Untuk saat ini, beberapa negara di Timur Tengah (misaInya, Iran) telah mengembangkan teknologi filterisasi dan destilasi yang mampu mengubah air laut menjadi air minum. Untuk mengembangkan teknologi filterisasi dan destilasi air laut dibutuhkan dana yang cukup besar. 

Di samping itu, filterisasi dan destilasi air laut membutuhkan pasokan energi listrik yang besar. Penggunaan destilasi air laut merupakan langkah tepat dan efisien untuk mengatasi suplai air minum di negara-negara kering, seperti di Timur Tengah dan Afrika. 

Namun, perlu disadari saat ini perairan laut seperti ‘tong sampah’. Hal ini terjadi akibat ulah manusia yang membuang limbah berbahaya di perairan laut lepas. Selain itu, tidak jarang ribuan barel minyak tertumpah di lautan akibat kecerobohan manusia, seperti tabrakan maupun kebocoran kapal tanker. 

Hal itu jelas berdampak buruk pada ekosistem laut dan kualitas air destilasi yang dihasilkan.

B. Air Hujan

Air hujan merupakan hasil proses penguapan (evaporasi) air di permukaan bumi akibat pemanasan oleh sinar matahari. Dalam keadaan ideal (tanpa pencemaran air), air hujan merupakan air bersih dan dapat langsung dikonsumsi oleh manusia. 

Namun, pada saat evaporasi berlangsung, air yang menguap sudah tercemar. Selain itu, air hujan yang turun juga ‘tercemar’ oleh polusi udara. Akibatnya, air hujan tidak bersifat netral (pH = 7) lagi, melainkan bersifat asam. 

Hujan yang bersifat asam dapat menyebabkan korosi (karat) pada benda yang berbahan logam. Selain bersifat asam, air hujan cenderung bersifat sadah karena kandungan kalsium dan magnesiumnya cukup tinggi. 

Indikasi air sadah (kesadahan) adalah sabun atau deterjen tidak dapat beraksi dengan air. Akibatnya, sabun atau deterjen tidak berbusa walaupun dilarutkan dengan air. Dengan demikian, air sadah dapat memboros penggunaan sabun mandi atau sabun cuci. Selain kalsium dan magnesium, air hujan juga mengandung beberapa senyawa dan unsur (mineral), antara lain SO4, CI, NH3, N2, C, dan O2.

C. Air Permukaan

Air permukaan adalah semua air yang terdapat di permukaan tanah, antara lain sumur, sungai, rawa, dan danau. Air permukaan berasal dan air hujan yang meresap dan membentuk mata air di gunung atau hutan, kemudian mengalir di permukaan bumi dan membentuk sungai atau mengumpul di tempat cekung yang membentuk danau ataupun rawa. 

Pada umumnya, air permukaan tampak kotor dan berwarna (tidak bening). Hal itu terjadi akibat kotoran, pasir, dan lumpur yang ikut terbawa (hanyut) oleh aliran air.

Air permukaan banyak digunakan untuk berbagai kepentingan, antara lain untuk diminum, kebutuhan rumah tangga, irigasi, pembangkit listrik, industri, dan sebagainya.

Agar dapat diminum, air permukaan harus diolah terlebih dahulu, meliputi pengolahan fisika, kimia, dan biologi. Air permukaan dibagi menjadi dua, yaitu air sungai dan air danau atau rawa.

a. Air Sungai

Air sungai berasal dan mata air dan air hujan yang mengalir pada permukaan tanah. Secara fisik, air sungai terlihat berwarna cokelat dengan tingkat kekeruhan yang tinggi karena bercampur dengan pasir, lumpur, kayu, dan kotoran lainnya. 

Kualitas air sungai juga dipengaruhi oleh lingkungan di sekitar aliran sungai. Secara umum, kualitas air sungai di daerah hulir (muara) lebih rendah dibandingkan di daerah hulu (mata air). Hal ini terjadi akibat limbah industri dan rumah tangga yang dibuang langsung ke sungai tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu terkumpul di muara sungai. 

Akibatnya, secara kualitas fisika, kimia, maupun biologi, air di daerah muara sungai sangat rendah dan tidak layak dijadikan bahan baku air minum.

b. Air Danau atau Rawa

Air danau atau rawa merupakan air permukaan yang mengumpul pada cekungan permukaan tanah. Permukaan air danau biasanya berwarna hijau kebiruan. Warna ini disebabkan oleh banyaknya lumut yang tumbuh di permukaan air maupun di dasar danau atau rawa. 

Selain lumut, warna pada air danau juga dipengaruhi oleh bahan organik (kayu, daun, dan bahan organik lainnya) yang membusuk akibat proses dekomposisi oleh mikroorganisme di da lam air. 

Akibat proses pembusukan tersebut, air danau memiliki kadar besi (Fe) dan mangan (Mn) yang relatif tinggi. Kebanyakan, air danau memiliki kualitas yang lebih baik daripada air sungai. Hal tersebut disebabkan tingkat pencemaran di danau relatif lebih kecil dibandingkan di aliran sungai.

D. Air Tanah

Menurut definisi Undang-undang Sumber Daya Air, air tanah merupakan air yang terdapat di dalam lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan tanah. Air tanah berasal dari air hujan yang meresap ke dalam tanah. 

Dalam proses peresapan tersebut, air tanah mengalami penya ringan (filtrasi) oleh lapisan-lapisan tanah. Air tanah lebih jernih dibandingkan air permukaan. Air tanah memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi. 

Sifat dan kandungan mineral air tanah dipengaruhi oleh lapisan tanah yang dilaluinya. Kandungan mineral air tanah antara lain Na, Mg, Ca, Fe, dan O2.

Kondisi tanah yang berkapur menyebabkan tingkat kesadahan air tanahnya relatif tinggi (keras). Air tanah di daerah berkapur mengandung ion-ion Ca2 dan Mg2 dalam jumlah yang cukup besar. Kondisi tanah yang mengandung batu granit, air tanahnya memiliki derajat kesadahan yang rendah (lunak) karena mengandung unsur (mineral) CO2 dan Mn(HCO3).

Air tanah digolongkan menjadi tiga, yaitu air tanah dangkal, air tanah dalam, dan mata air. Golongan tersebut berkaitan dengan kualitas, kuantitas, dan mineral yang terkandung di air tanah.

a. Air Tanah Dangkal

Air tanah dangkal terdapat pada kedalaman kurang lebih 15 meter di bawah permukaan tanah. Jumlah air yang terkandung pada kedalaman ini cukup terbatas. Biasanya hanya digunakan untuk keperluan rumah tangga, seperti minum, mandi, dan mencuci. Penggunaan air tanah dangkal berupa sumur berdinding semen maupun sumur bor. 

Secara fisik, air tanah terlihat jernih dan tidak berwarna (bening) karena telah mengalami proses filtrasi oleh lapisan tanah. Kualitas air tanah dangkal cukup baik dan layak digunakan sebagai bahan baku air minum. Kuantitas air tanah dangkal dipengaruhi oleh musim. Pada saat musim hujan, jumlah air tanah dangkal berlimpah, tetapi jumlahnya terbatas saat musim kemarau.

b. Air Tanah Dalam

Air tanah dalam terdapat pada kedalaman 100-300 meter di bawah permukaan tanah. Air tanah dalam berwarna jernih dan sangat baik digunakan sebagai air minum karena telah mengalami proses penyaringan berulang-ulang oleh lapisan tanah. 

Air tanah dalam memiliki kualitas yang Iebih baik daripada air tanah dangkal. Hal ini disebabkan proses filtrasi air tanah dalam lebih panjang, lama, dan sempurna dibandingkan air tanah dangkal. 

Kuantitas air tanah dalam cukup besar dan tidak terlalu dipengaruhi oleh musim, sehingga air tanah dalam dapat digunakan untuk kepentingan industri dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.

c. Mata air

Mata air adalah air tanah yang keluar langsung dan permukaan tanah. Mata air biasanya terdapat pada lereng gunung, dapat berupa rembesan (mata air rembesan) dan ada juga yang keluar di daerah dataran rendah (mata air ‘umbul’).

Mata air memiliki kualitas air hampir sama dengan kualitas air tanah dalam dan sangat baik untuk air minum. Selain untuk air minum, mata air dapat digunakan untuk keperluan lainnya, seperti mandi dan mencuci. Kuantitas air yang dihasilkan oleh mata air cukup banyak dan tidak dipengaruhi oleh musim, sehingga dapat digunakan untuk kepentingan umum dalam jangka waktu lama.
pH Air
AIR dan manusia adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Mulai bangun tidur hingga tidur kembali Anda selalu berteman dengan air. Ketika Anda bangun tidur. Kemudian pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil, air Anda gunakan. Anda mandi dan gosok gigi juga menggunakan air.

Sarapan pagi, sebelum Anda menyantap makanan terlebih dahulu Anda minum air. Sebelum berangkat kerja, Anda minum suplemen atau obat, juga dengan air. Siang hari Anda bekerja di kantor atau beraktivitas di tempat lain selalu saja ada aktivitas yang membutuhkan air. Malam hari, sebelum tidur malam, paling tidak Anda cuci kaki atau gosok gigi. Air juga bukan?
Jika menginginkan lantai rumah mengilap, air akan membantu Anda. Maaf, banyak yang keliru memahaminya.

Mungkin Anda juga berpendapat, lantai mengilap karena menggunakan deterjen bubuk. Salah besar! Cobalah Anda pel menggunakan deterjen bubuk tanpa air, tentunya lantai Anda tidak akan mengilap. Begitulah, terlalu banyak manfaat air bagi kehidupan manusia dan niscaya sulit untuk menghitungnya.

Secara teori, air merupakan persenyawaan antara satu atom oksigen dengan dua atom hidrogen, membentuk molekul H20. Kumpulan jutaan, bahkan triliunan molekul H2O, kemudian kita kenali sebagai air minum di gelas, air di bak mandi, air yang mengalir di sungai, serta bentuk-bentuk air lainnya yang dapat kita lihat sehari-hari.

Molekul air berbentuk huruf V, dengan atom oksigen berada di sudut. Antar molekul air terdapat berbagai gaya (kekuatan, energi) yang bekerja sehingga molekul air yang satu dengan lain nya bisa berikatan. 

Oleh mata kita, kumpulan ikatan molekul air tersebut dikenali sebagai air, air biasa yang sering kita jumpai sehari-hari.

Sifat air yang sangat penting adalah kemampuannya untuk melarutkan. Sebagian besar bahan-bahan yang ada di muka Bumi dapat larut pada air. Hanya sebagian kecil yang larut pada minyak. Berikut ini sifat-sifat pelarutan bahan.

1. Hidrofilik

Ialah bahan-bahan yang menyukai air atau larut air. Mayoritas zat gizi yang diperlukan, seperti asam amino, karbohidrat, makro mineral, mikro mineral, trace element, serat, vitamin B, dan vitamin C adalah senyawa larut air.

2. Hidrofobik

Ialah bahan-bahan yang tidak menyukai air atau larut minyak atau lemak. Sebagian kecil zat gizi membutuhkan minyak untuk melarutkannya. Misalnya lemak, vitamin A, D, E, dan K. 

Coba bayangkan! Jika mayoritas zat gizi larut lemak, berapa gelas minyak yang harus Anda telan setiap hari? Jadi, manusia harus bersyukur karena mayoritas larut dalam air.

Cobalah Anda buat tetesan air dengan tetesan sekecil mungkin. Jika Anda berhasil membuatnya, tanyakanlah pada diri Anda sendiri, apakah tetesan terkecil itu terdiri dari satu molekul air atau masih berupa kumpulan molekul air? Kemudian, cobalah Anda simpan air dalam mulut. Lakukanlah gerakan seperti berkumur-kumur sepuluh kali hitungan. 

Semprotkan air tersebut dengan keadaan bibir tertutup di bawah sinar matahari atau lampu. Anda akan dapatkan air melayang layang di udara.

Sekarang Anda punya jawaban sementara. Tetesan terkecil yang berhasil Anda buat sebelumnya, bukan satu molekul air. Itu merupakan kumpulan molekul air. Namun, air yang melayang-layang tadi belum terjawab.

Mari beralih sejenak ke makhluk paling kecil, yaitu virus. Virus adalah makhluk sangat lembut, tidak terlihat oleh mikroskop biasa. Saking lembut dan sederhananya, virus belum bisa dikatakan sebagai makhluk hidup seperti halnya bakteri. Nah ternyata, virus tersusun dari gugus protein.

Ukuran molekul protein jauh lebih besar dibanding ukuran molekul air. Kesimpulannya, air yang melayang-layang tadi bukan satu molekul, tetapi kumpulan molekul air.

Kenyataannya, air yang Anda jumpai sehari-hari bukan kumpulan satu molekul air, tetapi sejumlah molekul air berkelompok dan berikatan. Selanjutnya, kumpulan kelompok inilah yang kita lihat sebagai air. 

Air yang melayang-layang tadi bisa jadi terdiri atas satu kelompok molekul air atau kumpulan beberapa kelompok molekul air. Selanjutnya, apa yang dimaksud dengan air murni?

Air murni adalah air yang terdiri atas molekul H20, tidak mengandung bahan-bahan lain yang terlarut di dalamnya, dan memiliki tingkat keasaman netral (pH 7,0). Namun, tingkat keasaman air yang ada sangat bervariasi. 

Ada yang bersifat asam (pH kurang dan 7,0) dan ada juga yang bersifat alkali (pH lebih dan 7,0). Dalam ilmu kimia, ukuran keasaman ditunjukkan dengan deret angka, mulai 1 hingga 14. Larutan dengan pH 1 berarti ekstrim asam dan pH 14 berarti ekstrim alkali.

Tahukah Anda hubungan antara pH air dengan kesehatan tubuh? Begini, tubuh memiliki pH alkali mendekati netral. Sel tubuh memiliki pH 7,1; pH darah 7,4; dan pankreas 8,8. Hanya kulit dan cairan lambung yang memiliki pH asam, masing masing 6,5 dan 3,0. 

Kulit bersifat asam untuk melindungi dari infeksi kuman. Sementara cairan lambung bersifat asam untuk menghancurkan makanan serta membunuh kuman.

Untuk mempertahankan kesehatan, pH tubuh, terutama darah harus dipertahankan. Sayangnya, metabolisme tubuh secara alami akan menghasilkan sampah yang bersifat asam. Meskipun tubuh dilengkapi dengan mekanisme untuk mempertahankan keseimbangan pH, kemampuannya terbatas. 

Jika Anda makan berlebih, sampah yang dihasilkan semakin banyak dan menumpuk di dalam tubuh. Akibatnya, keseimbangan pH tubuh Anda bisa bergeser ke arah asam. Jika ini terjadi, Anda akan merasakan berbagai keluhan kesehatan.

Salah satu cara untuk menolong keadaan tersebut adalah dengan merninum air yang memiliki pH alkali (lawan dari asam). Semakin asam tubuh Anda, makin banyak air alkali yang Anda butuhkan. Jika Anda meminum air yang asam, justru makin menambah keluhan kesehatan Anda.

Menurut standar yang selama ini dipakai, tingkat keasaman air minum yang diperbolehkan antara 6,5 hingga 8,5. Tingkat keasaman lebih rendah dari 6,5 dapat merugikan kesehatan. Selanjutnya, tingkat keasaman lebih tinggi dari 8,5 juga berbahaya, karena pH 9 atau lebih dapat merusak kulit.

Nah, yang ini harus diluruskan. Cairan kimia dengan pH 9 atau lebih memang bisa membuat kulit panas dan terkelupas. Seperti cairan pemutih pakaian (klorin atau kaporit). Jika Anda celupkan jari ke dalam pemutih, niscaya jari Anda terasa panas dan kulitnya terkelupas. 

Namun, ini tidak berlaku sepenuhnya bagi air. Sebuah produk air kesehatan dengan pH 10 lebih, sangat aman bagi kulit. Ketika diminum, air tersebut tidak menimbulkan reaksi apa-apa. Mulut tidak kering, apalagi rusak. Sama sekali tidak!

Bagaimana hal itu bisa terjadi? Tingkat keasaman (pH) secara umum disebabkan konsentrasi ion H+ dan OH-. Larutan bersifat asam jika ion H+ lebih banyak daripada ion OH- . Sebaliknya, larutan disebut alkali jika ion H+ lebih sedikit dari ion OH-. Larutan disebut netral jika ion H+ dan OH- sama banyak. Nah, pH asam atau alkali kuat yang disebabkan ion H+ dan OH- inilah yang dapat membahayakan kulit.

Namun kenyataannya, pH tidak hanya disebabkan oleh jumlah H+ dan OH. Tingkat pH juga dapat ditentukan oleh muatan negatif (elektron) dan positif (proton). Air yang banyak mengandung senyawa terlarut bermuatan negatif akan memiliki pH alkali tinggi, bahkan lebih dan 10. Air yang seperti ini sangat aman, bahkan menguntungkan kesehatan.

Sementara itu, air yang Anda minum mengandung oksigen dan mineral terlarut dengan kadar yang bervariasi. Semakin tinggi kadar oksigen, pada level tertentu membuat kualitas air minum Anda semakin baik. Mineral dengan komposisi lengkap dan seimbang sangat bermanfaat menciptakan sel dan cairan sel pada tingkat optimal bagi kelangsungan metabolisme. 

Oleh Niaga Swadaya
Cabai Merah
Cabai merah merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak diusahakan oleh petani di dataran rendah sampai di dataran tinggi. Penanamannya dapat dilakukan di lahan sawah maupun lahan kering.

Cabai merah biasanya sering digunakan untuk memasak agar masakan terasa enak dan pedas. Cabai merah sering digunakan di hampir setiap masakan nusantara. Namun, masih banyak yang tidak mengetahui apa saja manfaat cabai merah bagi kesehatan.

Di pasaran, terdapat banyak sekali jenis cabai yang mungkin telah kita kenal, seperti cabai hijau, cabai merah, cabai rawit, cabai paprika dan lainnya.

Penulis akan membagikan informasi tentang manfaat cabai merah bagi kesehatan tubuh manusia.

Penyakit yang Dapat Diobati

Cabai rasanya pedas, sifatnya panas. Buah berkhasiat stimulan, meningkatkan nafsu makan (stomakik), peluruh keringat (diaforetik), perangsang kulit, dan sebagai obat gosok.

Bagian yang Digunakan

Bagian yang digunakan adalah buah dan daun.

Indikasi

Buah digunakan untuk pengobatan: rematik, sariawan, sakit gigi, influenza, dan meningkatkan nafsu makan.

Getah daun muda digunakan untuk: mempermudah persalinan.

Cara Pemakaian

Untuk obat yang diminum;

Rebus atau keringkan 0,5-1 g buah, lalu haluskan sampai menjadi serbuk.

Untuk pemakaian luar;

Rebus 0,5-1 g buah, lalu air rebusannya digunakan sebagai obat kompres. Selain itu, buah cabai dapat dicampur dengan bahan lain untuk obat gosok.

Getah daun muda digunakan untuk pengobatan luka, bisul, dan sakit gigi.

Cotoh Pemakaian di Masyarakat

1. Rematik

Seduh 10 g serbuk buah cabai merah dalam 1/2 gelas air panas. Aduk sampai rata dan diamkan beberapa menit. Hasil seduhannya dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit.

2. Luka, bisul

Oleskan minyak sayur pada beberapa helai daun cabai, lalu layukan di atas api kecil. Tempelkan daun cabai tersebut selagi hangat pada bagian kulit yang terluka.

Komposisi

Buah mengandung kapsaisin, dihidrokapsaisin, vitamin (A, C), damar, zat warna kapsantin, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, dan lutein. Selain itu, juga mengandung mineral, seperti zat besi, kalium, kalsium, fosfor, dan niasin.

Zat aktif kapsaisin berkhasiat sebagai stimulan. Jika seseorang mengonsumsi kapsaisin terlalu banyak akan mengakibatkan rasa terbakar di mulut dan keluarnya air mata.
Ikan Gabus
Ikan gabus adalah salah satu ikan ekonomis penting di Indonesia yang kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Selain dikonsumsi langsung, ikan ini juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan empek-empek palembang. Belakangan ikan gabus diketahui mengandung protein dan albumin yang sangat penting untuk kesehatan.

Penggunaan ikan gabus untuk pengobatan secara tradisional telah dilakukan di beberapa daerah. Di Sulawesi Selatan, ikan gabus sering dikonsumsi oleh perempuan yang baru melahirkan. Dengan mengonsumsi ikan gabus, diharapkan perempuan yang melahirkan cepat sembuh dan menghasilkan ASI (air susu ibu) yang banyak untuk kebutuhan bayinya.

Di daerah Tanah Toraja dan Enrekang, ikan gabus telah diberikan sejak dulu kepada anak-anak karena dipercaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak.

Di Makassar, beberapa pembeli menyatakan bahwa ikan gabus dibeli untuk dikonsumsi mereka yang terluka akibat sabetan pisau/parang, anak yang ingusan, dan perempuan yang baru melahirkan.

Penggunaan ikan gabus dalam pengobatan tradisional adalah dengan cara dikonsumsi langsung setelah dimasak, baik dibakar, digoreng, dan lain-lain. Ikan gabus dapat pula direbus atau dikukus, kemudian air rebusan diminum atau disiram pada luka sayatan.

Para peneliti di Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan Indonesia, telah membuktikan bahwa ikan gabus merupakan salah satu ikan penting bagi kesehatan umat manusia. Prof. Dr. Eddy Suprayitno, MS dan Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang mengungkapkan bahwa ekstrak ikan gabus dapat dimanfaatkan sebagai pengganti serum albumin yang biasanya digunakan untuk menyembuhkan luka operasi.

Untuk memanfaatkan ikan gabus sebagai obat, ikan diambil ekstraknya dengan cara mengukusnya, lalu menampung airnya. Air ekstrak langsung diminumkan kepada pasien yang baru dioperasi.

Dengan cara itu, luka akan sembuh dalam tempo 3 hari lebih cepat dibandingkan dengan serum albumin. Dengan ekstrak gabus, biayanya akan jauh lebih murah. Perbandingannya, harga serum albumin mencapai Rp 1.300.000, sedangkan ekstrak ikan gabus hanya sekitar Rp 500.000.

Di Malaysia, pembuatan krim dan tablet dari ikan gabus telah lama dilakukan. Pusat Pengkajian Sains Farmasi Universiti Sains Malaysia (USM) telah menghasilkan tablet dan krim obat luka pada tahun 1999, sekaligus menjadikan Prof. Dr. Saringat Baie sebagai orang pertama di dunia yang menghasilkan tablet dari ikan gabus (Kompas, 15/12/2003).

Menurut Prof. Dr. Saringat Baie, gabus mempunyai asam amino dan lemak yang dapat menyembuhkan luka dalam perut, serta amat baik untuk mengobati penyakit gastrik. Gabus tersebut harus liar dan bukan gabus yang dibudidayakan. Produk herbal dalam bentuk krim dapat menyembuhkan luka apabila dioles segara pada bagian yang luka. Bentuk tablet dapat digunakan untuk kesehatan perempuan, terutama setelah bersalin (Kompas, 15/12/2003).

Produksi obat dengan menggunakan ekstrak ikan gabus juga dilakukan oleh Prof. Dr. Nurpudji Astuti Daud, Ketua Pusat Studi Gizi dan Pangan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar. Sejak tahun 1994, penggunaan ikan gabus untuk penyembuhan pasien telah digunakan di RS. Wahidin Sudiro Husodo Makassar.

Penggunaan ekstrak ikan gabus saat itu dengan cara diblender. Karena tidak nyaman akibat bau amis dari ekstrak ikan gabus maka sejak tahun 2004, Prof. Dr. Nurpudji Astuti Daud mengolah ikan gabus menjadi kapsul.

Kapsul yang kemudian dipatenkan dengan nama Pujimin itu telah diujicobakan pada penderita TBC, stroke, operasi, luka bakar, dan patah tulang. Hasilnya, kapsul ikan gabus memper cepat penyembuhan luka operasi dan luka bakar, serta tidak menimbulkan nanah.

Selain kapsul, ia juga mengolah ikan gabus menjadi biskuit yang dapat dikonsumsi, yang diperuntukkan bagi anak-anak yang kurang gizi (malnutrisi). Uji coba biskuit tersebut pada anak-anak yang ingusan dan flu menunjukkan adanya penurunan penyakit.

Itu berarti, konsumsi biskuit ikan gabus dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Tentu saja, itu karena ikan gabus mengandung protein dan albumin yang tinggi. Gabus mengandung 70% protein dan 21% albumin, serta asam amino yang lengkap, mikronutrien zink, selenium, dan iron.

Dengan demikian, ikan gabus cocok dikonsumsi oleh pasien luka bakar, pasien operasi atau orang yang dalam masa penyembuhan, orang tua yang fungsi organnya mulai menurun, dan anak-anak yang mengalami malnutrisi.

Setelah mengetahui manfaat ikan gabus bagi kesehatan dan obat-obatan yang sangat berguna bagi manusia, diharapkan masyarakat tidak ragu lagi untuk mengkonsumsi dan menjadikannya menu utama ketika makan. terimakasih
Air Zam-Zam
Banyak penelitian meyatakan manfaat air zam-zam untuk mengobati kanker. Zam-zam telah terbukti mengandung banyak keistimewaan yang tidak ada dalam air-air yang lain, dan ini sangat bermanfaat bagi tubuh kita.

Keistimewaan air zam- zam adalah sebagai berikut:
  1. Tidak memiliki warna, dan memiliki rasa yang sangat berbeda.
  2. PH nya adalah 7, 8-9 ( dan itu adalah basa). 
  3. Memiliki natrium, kalium, kalsium, magnesium, klorida, fluorida, sulfat, nitrat, bikarbonat dll. 
  4. Tidak ada bakteri yang ditemukan, bersih & murni. 
  5. Memiliki kandungan nutrisi di dalamnya. 
  6. Telah ditemukan sangat efektif dalam keratitis ulseratif ketika dimasukkan ke dalam mata. 
  7. Bermanfaat dalam meluruhkan batu ginjal. 
  8. Bermanfaat pada kanker.
Air zam-zam memiliki kandungan kadar PH tinggi 7,8 sampai 9 ini bersifat basa dan sangat bermanfaat untuk menyembuhkan kanker, hal ini telah dibuktikan dengan salah satu pembuktian penelitian di Mesir kepada salah seorang wanita penderita kanker payudara.

Penelitian ini dilakukan kepada seorang wartawan Mesir yang bernama Huwaida Hafidh, yang menjalani pengobatan untuk kanker payudara. Fafidh telah menjalani operasi dan ketika berada di tengah-tengah suatu program kemoterapi, ternyata visa untuk menunaikan ibadah hajinya telah didapatkan. Lalu dia memutuskan untuk menjalankan ibadah haji terlebih dahulu dan akan menunda pengobatan sampai dia kembali ke Mesir.

Selama menunaikan ibadah haji, dia selalu minum air zam-zam setiap hari. Setelah selesai melakukan ibadah haji, dia kembali ke Mesir lalu melakukan pemeriksaan di rumah sakit di mana dia menjalani kemoterapi.

Dan saat itu juga para dokter mengatakan bahwa kanker yang dideritanya benar-benar hilang. Hal ini diprediksi dokter karena manfaat dan air zam-zam yang telah diminumnya setiap hari selama dia melakukan ibadah haji.

Selain itu, sebuah penelitian menyatakan bahwa air zam-zam ini juga dapat menyembuhkan orang yang memiliki penyakit leukimia. Hal ini dibuktikan dengan perjuangan panjang seseorang yang bernama Um. Ibrahim seorang penderita Leukemia.

Dia menolak untuk minum abat apapun dan dia hanya berpasrah diri berdoa dan meminta pertolongan hanya kepada Allah dengan melakukan umrah ke tanah suci.

Di sana, dia hampir setiap hari mengkonsumsi air zam-zam yang diteruskan istiqomah selama enam bulan dalam mengkonsumsi air zam-zam tersebut. Dia mengatakan bahwa setiap kali ia hendak minum air zam-zam tersebut dia membaca surat Al Fatihah, Surat AI Falaq dan Surat Am- Nas’ dari AI-Qur’an dan dia terus berdoa agar diberi kesehatan dan kebaikan di dunia dan akherat.

Setelah dia berdoa dia juga mencuci wajahnya dengan air zam-zam tersebut. Setelah beberapa bulan kemudian dia mengunjungi dokter, dan dokter mengatakan bahwa dia benar-benar sembuh dari penyakitnya.

Padahal Menurut laporan medis dulu Umu. Ibrahim terinfeksi tingkat II Leukemia. Ini juga merupakan khasiat dan keistimewaan air zam-zam dengan kandungan yang ada di dalamnya.

Air zam zam secara ilmiah telah terbukti sebagai obat berbagai macam penyakit. Di dalam air zam-zam terkandung energi positif yang berbeda daripada air yang biasa. Energi Positif dalam zam-zam dapat menyembuhkan dan membantu sistem energik dan sel dalam tubuh manusia.

Mulailah mengkonsumsi air zam-zam, karena telah terbukti mengobati berbagai penyakit, termasuk untuk mengobati kanker.

Tulisan ini diringkas dari buku “Khasiat Air Zam-zam” karangan Taufiqurrohman, M.Si
Obat Herbal
Seperti diketahui obat herbal adalah obat tradisional atau ramuan yang terbuat dari bahan alami seperti tumbuhan, hewan, mineral, atau kombinasi dari bahan-bahan tersebut yang diolah secara tradisional dan telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Biasanya masyarakat mengenal obat tradisional menggunakan herbal (tanaman obat). 
 
Cara kerja obat herbal dalam memerangi kanker menurut dr.Henry Naland Sp.B (K) Onk, ahil bedah kanker dari Rumah Sakit Omni Medical Center (OMC), di kutip dari buku Pilih Jamu Dan Herbal Tanpa Efek Samping karya Ning Harmanto, dkk, menjelaskan bahwa cara kerja dari obat herbal masih memerlukan penelitIan Iebih lanjut, tetapi, pada umumnya, cara kerjanya sebagai benikut:
  1. Mempunyai efek toksik langsung terhadap sel kanker
  2. Salah satu senyawaan tanaman obat/herbal itu berperan pada fase tertentu dalam sikius mitosis sel 
  3. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan meningkatkan dan mengaktifkan natural killer sel (pembunuh sel kanker alami) 
  4. Merupakan sumber ion/unsur Kalium (K) yang melimpah 
  5. Merupakan sumber antioksidan untuk menanggulangi radikal bebas. 
  6. Sumber asam laktat 
  7. Memperbaiki dan memperkuat lingkungan jaringan tubuh dimana kanker berada 
  8. Masih banyak lagi mekanisme kerja lain yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Peran serta pihak medis sangat diharapkan untuk memperkaya modalitas baru berupa tanaman obat herbal dalam memerangi kanker, berupa Terapi Herbal. Diharapkan di masa mendatang, ada kerja sama yang baik dan saling mendukung dari Kedokteran Konvensional dan Pengobatan alternatif, khususnya, terapi Herbal untuk memerangi Kanker.

Obat herbal sebenarnya juga jamu yang dikemas secara modern. Agar jamu punya image yang modern tidak terasa pahit dan aromanya tidak menyengat serta difungsikan seperti obat dibuatlah sediaan jamu jadi kapsul, kaplet dan sirup yang manis.

Sebagian besar obat herbal yang beredar di Indonesia izin edarnya menggunakan identitas jamu dan sertifikat TR (tradisional). Untuk produsen jamu skala kecil biasanya hanya menggunakan izin dari Dinas Kesehatan masing-masing wilayah Kotamadya atau Kabupaten dengan Sertifikat Penyuluhan Industri Rumah tangga (SP-IRT).

Meski sesungguhnya izin SP-IRT hanya untuk produk makanan dan minuman yang tidak mencantumkan khasiat. Kini mulai banyak bermunculan klinik-klinik herbal dengan pengawasan dokter atau banyak juga dokter-dokter yang praktik meresepkan obat herbal.

Bahkan beberapa rumah sakit yang ada di Indonesia mulai menerima kehadiran obat herbal untuk mencarikan jalan keluar para pasien yang penyakitnya sulit disembuhkan dengan obat modern. Obat herbal yang sudah diuji cobakan kepada binatang coba dan menurut kritenia Badan POM memenuhi syarat akan memperoleh sertifikat “Obat herbal terstandar”.
Fungsi dan Tugas Pokok Puskesmas
Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.

Puskesmas memiliki satuan penunjang di antaranya adalah puskesmas pembantu dan puskesmas keliling, puskesmas pembantu yaitu unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan puskesmas dalam rung lingkup wilayah yang lebih kecil.

Sedangkan puskesmas Keliling yaitu unit pelayanan kesehatan keliling yang dilengkapi dengan kendaraan bermotor dan peralatan kesehatan, dengan tugas yaitu memberi pelayanan kesehatan daerah terpencil.

Fungsi dan kegiatan pokok puskesmas tertuang dalam buku pedoman kerja. Puskesmas memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam memelihara kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan status kesehatan masyarakat seoptimal mungkin.

Fungsi Puskesmas

Ada 3 fungsi pokok puskesmas, yaitu:

1. Sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat di wilayahnya
2. Membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat
3. Memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya.

Proses dalam melaksanakan fungsinya, dilakukan dengan cara:

1. Merangsang masyarakat termasuk swasta untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka menolong dirinya sendiri.
2. Memberikan petunjuk kepada masyarakat tentang bagaimana menggali dan menggunakan sumberdaya yang ada secara efektif dan efisien.
3. Memberi bantuan yang bersifat bimbingan teknis materi dan rujukan medis maupun rujukan kesehatan kepada masyarakat dengan ketentuan bantuan tersebut tidak menimbulkan ketergantungan.
4. Memberi pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat.
5. Bekerja sama dengan sektor-sektor yang bersangkutan dalam melaksanakan program puskesmas.

Kegiatan Pokok Puskesmas

Berdasarkan Buku Pedoman Kerja Puskesmas yang terbaru ada beberapa usaha pokok kesehatan yang dapat dilakukan oleh puskesmas, itupun sangat tergantung kepada faktor tenaga, sarana dan prasarana serta biaya yang tersedia.

Pelaksanaan kegiatan pokok diarahkan kepada keluarga sebagai satuan masyarakat terkecil. Oleh karena itu kegiatan pokok puskesmas ditujukan untuk kepentingan keluarga sebagai bagian dari masyarakat di wilayah kerjanya. Kegiaian-kegiatan yang dilaksanakan oleh petugas dan kegiatan pokok di atas adalah:

1. Upaya kesehatan ibu dan anak
a. Pemeliharaan kesehatan ibu hamil, melahirkan dan menyusui, serta bayi, anak balita dan anak prasekolah
b. Memberikan nasehat tentang makanan guna mencegah gizi buruk karena kekurangan protein dan kalori dan lain-lain kekurangan, serta bila ada pemberian makanan tambahan vitamin dan mineral
c. Pemberian nasehat tentang perkembangan anak dan cara stimulasinya
d. Immunisasi tetanus toksoid 2 kali pada ibu hamil dan BCG, DPT 3X, polio 3X, dan campak lX pada bayi
e. Penyuluhan kesehatan meliputi berbagai aspek dalam mencapai tujuan program KIA
f. Pelayanan keluarga berencana kepada pasangan usia subur dengan perhatian khusus kepada mereka yang dalam keadaan bahaya karena melahirkan anak berkali-kali dan golongan ibu berisiko tinggi
g. Pengobatan bagi ibu, bayi, anak balita dan anak prasekolah untuk macam-macam penyakit ringan.
h. Kunjungan rumah untuk mencari ibu dan anak yang memerlukan pemeliharaan, memberikan penerangan dan pendidikan tentang kesehatan, dan untuk mengadakan pemantauan pada mereka yang lalai mengunjungi puskesmas dan meminta agar mereka datang ke puskesmas lagi
i. Pengawasan dan bimbingan kepada taman kanak-kanak dan para dukun bayi

2. Upaya keluarga berencana
a. Mengadakan kursus keluarga berencana untuk para ibu dan caton ibu yang mengunjungi KIA
b. Mengadakan kursus keluarga berencana kepada dukun yang kemudian akan bekerja sebagai penggerak calon peserta keluarga berencana
c. Mengadakan pembicaraan-pembicaraan tentang keluarga berencana kapan saja ada kesempatan, baik di puskesmas maupun sewaktu mengadakan kunjungan rumah
d. Memasang IUD, cara-cara penggunaan pit, kondom dan cara-cara lain dengan memberi sarananya
e. Melanjutkan mengamati mereka yang menggunakan sarana pencegahan kehamilan.

3. Upaya perbaikan gizi
a. Mengenali penderita-penderita kekurangan gizi dan mengobati mereka
b. Mempelajari keadaan gizi masyarakat dan mengembangkan program perbaikan gizi 
c. Memberikan pendidikan gizi kepada masyarakat dan secara perseorangan kepada mereka yang membutuhkan, terutama dalam rangka program KIA
d. Melaksanakan program-program:
  • Program perbaikan gizi keluarga (suatu program menyeluruh yang mencakup pembangunan masyarakat) melalui kelompok-kelompok penimbangan pos pelayanan terpadu
  • Memberikan makanan tambahan yang mengandung protein dan kalori yang cukup kepada anak-anak di bawah umur 5 tahun dan kepada ibu yang menyusui 
  • Memberikan vitamin A kepada anak-anak di bawah umur 5 tahun.
4. Upaya kesehatan lingkungan
Kegiatan-kegiatan utama kesehatan Iingkungan yang dilakukan staf puskesmas adalah:
a. Penyehatan air bersih
b. Penyehatan pembuangan kotoran
c. Penyehatan lingkungan perumahan
d. Penyehatan air buangan/limbah
e. Pengawasan sanitasi tempat umum
f. Penyehatan makanan dan minuman
g. Pelaksanaan peraturan perundangan

5. Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular  
a. Mengumpulkan dan menganalisa data penyakit
b. Melaporkan kasus penyakit menular
c. Menyelidiki di lapangan untuk melihat benar atau tidaknya laporan yang masuk, untuk menemukan kasus-kasus baru dan untuk mengetahuyi sumber penularan
d. Tindakan permulaan untuk menahan penularan penyakit
e. Menyembuhkan penderita hingga ia tidak lagi menjadi sumber infeksi
f. Pemberian immunisasi
g. Pemberantasan vektor
h. Pendidikan kesehatan kepada masyarakat.

6. Upaya pengobatan
a. Melaksanakan diagnosa sedini mungkin melalui:
  • Mendapatkan riwayat penyakit
  • Mengadaan pemeriksaan fisik 
  • Mengadaan pemeriksaan laboratorium 
  • Membuat diagnosa
b. Melaksanakan tindakan pengobatan
c. Melakukan upaya rujukan bila dipandang perlu, rujukan tersebut dapat berupa:
  • Rujukan diagnostik
  • Rujukan pengobatan/rehabilitasi 
  • Rujukan lain.
7. Upaya penyuluhan kesehatan masyaraka:
a. Penyuluhan kesehatan masyarakat merupakan bagian yang tak terpisahkan dari tiap-tiap program puskesmas. Kegiatan penyuluhan kesehatan dilakukan pada setiap kesempatan oleh petugas, apakah di klinik, rumah dan kelompok-kelompok masyarakat.

b. Di tingkat puskesmas tidak ada petugas penyuluhan tersendiri, tetapi di tingkat kabupaten diadakan tenaga-tenaga koordinator penyuluhan kesehatan. Koordinator membantu para petugas puskesmas dalam mengembangkan teknik dan materi penyuluhan di Puskesmas.

8. Upaya kesehatan sekolah
a. Membina sarana keteladanan di sekolah, berupa sarana keteladanan gizi berupa kantin dan sarana keteladanan kebersihan lingkungan
b. Membina kebersihan perseorangan peserta didik
c. Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berperan secara aktif dalam pelayanan kesehatan melalui kegiatan dokter kecil
d. Penjaringan kesehatan peserta didik kelas I
e. Pemeriksaan kesehatan periodik sekali setahun untuk kelas II sampai VI dan guru berupa pemeriksaan kesehatan sederhana
f. Immunisasi peserta didik kelas I dan VI
g. Pengawasan terhadap keadaan air
h. Pengobatan ringan pertolongan pertama
i. Rujukan medik
j. Penanganan kasus anemia gizi
k. Pembinaan teknis dan pengawasan di sekolah
l. Pencatatan dan pelaporan.

9. Upaya kesehatan olah raga
a. Perneriksaan kesehatan berkala
b. Penentuan takaran latihan
c. Pengobatan dengan latihan dan rehabilitasi
d. Pengobatan akibat cedera latihan
e. Pengawasan selama pemusatan latihan.

10. Upaya perawatan kesehatan masyarakat
a. Asuhan perawatan kepada individu di puskesmas maupun di rumah dengan berbagai tingkat umur, kondisi kesehatan, tumbuh kembang dan jenis kelamin.
b. Asuhan perawatan yang diarahkan kepada keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat (keluarga binaan)
c. Pelayanan perawatan kepada kelompok khusus diantaranya: ibu hamil, anak balita, usia lanjut dan sebagainya
d. Pelayanan keperawatan pada tingkat masyarakat

11. Upaya peningkatan kesehatan kerja
a. Identifikasi. masalah, meliputi:
  • Pemeriksaan kesehatan awal dan berkala untuk para pekerja
  • Pemeriksaan kasus terhadap pekerja yang datang berobat ke puskesmas Peninjauan tempat kerja untuk menentukan bahaya akibat kerja
b. Kegiatan peningkatan kesehatan tenaga kerja melalui peningkatan gizi pekerja, Iingkungan kerja, dan kegiatan peningkatan kesejahteraan.
c. Kegiatan pencegahan kecelakaan akibat kerja, meliputi:
  • Penyuluhan kesehatan
  • Kegiatan ergonomoik, yaitu kegiatan untuk mencapai kesesuaian antara alat kerja agar tidak terjadi stres fisik terhadap pekerja 
  • Kegiatan monitoring bahaya akibat kerja 
  • Pemakaian alat pelindung
d. Kegiatan pengobatan kasus penyakit akibat kerja
e. Kegiatan pemulihan kesehatan bagi pekerja yang sakit
f. Kegiatan rujukan medik dan kesehatan terhadap pekerja yang sakit.

12. Upaya kesehatan gigi dan mulut
a. Pembinaan/pengembangan kemampuan peran serta masyarakat dalam upaya pemeliharaan diri dalam wadah program UKGM
b. Pelayanan asuhan pada kelompok rawan, meliputi:
  • Anak sekolah
  • Kelompok ibu hamil, menyusui dan anak pra sekolah
c. Pelayanan medik gigi dasar, meliputi:
  • Pengobatan gigi pada penderita yang berobat maupun yang dirujuk
  • Merujuk kasus-kasus yang tidak dapat ditanggulangi kesasaran yang Iebih mampu 
  • Memberikan peyuluhan secara individu atau kelompok 
  • Memelihara kebersihan (higiene klinik) 
  • Memelihara atau merawat peralatan atau obat-obatan
d. Pencatatan dan pelaporan.

13. Upaya kesehatan jiwa

a. Kegiatan kesehatan jiwa yang terpadu dengan kegiatan pokok puskesmas
b. Penanganan pasien dengan gangguan jiwa
c. Kegiatan dalam bentuk penyuluhan serta pembinaan peran serta masyarakat
d. Pengembangan upaya kesehatanjiwa di puskesmas melalui pengembangan peran serta masyarakat dan pelayanan melalui kesehatan jiwa
e. Pencatatan dan pelaporan.

14. Upaya kesehatan mata
a. Upaya kesehatan mata, pencegahan kesehatan dasar yang terpadu dengan kegiatan pokok Iainnya
b. Upaya kesehatan mata;
  • Anamnesa
  • Pemeriksaan visus dan mata luar, tes buta warna, tes tekanan bola mata, tes saluran air mata, tes lapangan pandang, funduskopi, dan pemeriksaan laboratorium 
  • Pengobatan dan pemberiaan kacamata
15. Upaya pembinaan peran serta masyarakat
Upaya pembinaan peran serta masyarakat dapat dilakukan melalui:
a. Penggalangan dukungan penentu kebijaksanaan, pimpinan wilayah, limas sektoral dan berbagai organisasi kesehatan. yang dilaksanakan melalui dialog. seminar dan lokakarya , dalam rangka komunikasi, informasi, dan motivasi dengan memanfaatkan media massa dan sistem informasi kesehatan

b. Persiapan petugas penyelenggara melalui latihan, orientasi atau sarasehan kepemimpinan di bidang kesehatan

c. Persiapan masyarakat, melalui rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenal dan memecahkan masalah kesehatan, dengan menggali dan menggerakkan sumber daya yang dimilikinya, melalui rangkaian kegiatan: 
  • Pendekatan kepada tokoh masyarakat
  • Survei mawas diri masyarakat untuk mengenali masalah kesehatannya 
  • Musyawarah masyarakat desa untuk penentuan bersama rencana pemecahan masalah kesehatan yang dihadapi
d. Pelaksanaan kegiatan kesehatan oleh dan untuk masyarakat melalui kader yang telah dilatih
e. Pengembangan dan pelestarian kegiatan oleh masyarakat.

16. Upaya pembinaan pengobatan tradisional
a. Melestarikan bahan-bahan tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan tradisional
b. Melakukan pembinaan terhadap cara-cara pengobatan tradisional.

Itulah yang bisa dibagikan tentang fungsi dan kegiatan pokok puskesmas, semoga dapat menambah informasi dan bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga:
Daun Kelor
Manfaat dan Khasiat Daun Kelor bagi manusia sangat banyak, oleh sebagian orang daun kelor diibaratkan tanaman apotik hidup. Berbagai bagian dari tananam ini bisa ini bisa dimakan. Di beberapa daerah, polong muda yang paling sering dimakan, sedangkan daun kelor paling umum digunakan.

Bayi dan anak-anak pada masa pertumbuhan dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengkonsumsi daun kelor. Perbandingan gram, daun kelor mengandung 7 x vitamin C pada jeruk 4 x calcium pada susu 4 x vitamin A pada wortel 2 x protein pada susu 3 x potasium pada pisang.

Organisasi ini juga menobatkan kelor sebagai pohon ajaib setelah melakukan studi dan menemukan bahwa tumbuhan ini berjasa sebagai penambah kesehatan berharga murah selama 40 tahun ini di negara-negara termiskin di dunia.

Pohon kelor memang tersebar luas di padang-padang Afrika. Bahwa pohon kelor “Telah digunakan sebagai obat oleh berbagai kelompok etnis asli untuk mencegah atau mengobati lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India kuno menunjukkan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan daun moringa oleifera.

Manfaat Utama Daun Kelor adalah:

- Meningkatkan ketahanan alamiah tubuh.
- Menyegarkan mata dan otak.
- Meningkatkan motabolisme tubuh.
- Meningkatkan struktur sel tubuh.
- Meningkatkan serum kolestrol alamiah.
- Mengurangi Kerutan dan garis-garis pada kulit.
- Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal.
- Memperindah kulit.
- Meningkatkan energi.
- Memudahkan Pencernaan.
- Antioksidan.
- Memelihara sistem imunitas tubuh.
- Meningkatkan sistem sirkulasi yang menyehatkan.
- Bersifat anti peradangan.
- Memberi perasaan sehat secara menyeluruh.
- Mendukung kadar gula normal tubuh.

Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. 
 
Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya. 
 
Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).

Daun Kelor adalah bagian yang mengandung banyak manfaat. Secara umum dapat dikonsumsi karena mengandung gizi dan protein tinggi. Remasan daun dapat juga dimanfaatkan sebagai penutup luka.

Daun kelor dapat digiling halus untuk dijadikan bedak penghilang noda dan flek di wajah.

Berikut adalah beberapa khasiat daun kelor :

1. Anti Inflamasi
Kelor memlilki fungsi pengobatan karena mengandung kalsium dan pospor. Kandungan mineral dan vitamin sangat tinggi dibanding sayuran lainnya. Tidak heran, media asing banyak yang menyebut kelor sebagai ‘miracIe tree” maupun Tree for Life”. Dari penelitian daun kelor mampu menghambat aktifasi NFKB dan menurunkan ekspresi protein tumor.

2. Menurunkan Kolesterol Jahat
Kelebihan kotesterol dapat memacu berbagai penyakit. Tingginya kadar kolesterol dipicu pola makan yang kurang sehat dan ditambah faktor psikologis seperti stress. Hormon adrenalin dan kostisol dapat memicu produksi kolesterol dalam tubuh.

3. Mengatasi Nyeri, Letih, Linu
Daun kelor mengandung pterigospermin yang merangsang kulit sehingga dapat berfungsi sebagai param yang manghangatkan. Jika daun kelor dilumat dan dibalur akan mengurangi rasa nyeri karena bersifat analgesik.

4. Membantu Mencegah kanker
Pohon kelor telah lama diakui secara tradisional sebagai solusi dalam pengobatan tumor dan kanker. Meskipun penelitian ilmiah menjadi efek dari pohon kelor pada kanker telah dibatasi, tampaknya ada beberapa bukti yang mendukung manfaat kelor.

Selain manfaat diatas, daun kelor untuk obat juga dikenal bermanfaat untuk mengatasi reumatik, asam urat, artritis, Mampu meningkatkan imunitas, dan merupakan sumber antioksidan tinggi.

Mari kita konsumsi daun kelor yang telah terbukti kaya manfaat dan khasiat, agar agar masyarakat menjadi sehat jasmani dan rohani.
Tanda Awal Kehamilan
Untuk mengetahui dan mengenali tanda awal kehamilan, Anda dapat berpatokan pada sikius menstruasi yang biasa dialami. Ketika menyadari bahwa Anda tidak mengalami menstruasi lagi, itu artinya telah ada bakal janin dalam rahim Anda.

Ada beberapa tanda awal yang sering menyertai kehamilan, sebagai berikut.

1. Tidak enak badan. Perempuan yang hamil akan mengalami perubahan fungsi badan, seperti perubahan hormon yang beredar pada tubuh, perubahan metabolisme, fungsi jantung, sistem darah, sistem pencernaan, dan sistem perkemihan.

Perubahan tersebut akan mengubah fungsi secara bertahap sehingga ibu akan mengalami masa penyesuaian yang memberikan rasa tidak nyaman, tidak enak badan, atau bahkan sakit. Sebagian besar rasa tidak nyaman ini tidak bermasalah, terutama jika perempuan hamil tersebut sudah diberi pengertian tentang perubahan-perubahan yang akan terjadi.

Jika rasa sakit itu dirasakan sepanjang hari, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

2. Perubahan pada payudara. Payudara sering membesar dan terasa mengeras. Pembuluh darah di payudara akan semakin tampak jelas dan puting susu terlihat Iebih gelap dan menonjol.

3. Sering buang air kecil yang disebabkan adanya desakan rahim yang mulai membesar ke arah kandung kencing. Gejala ini wajar dan akan berkurang apabila kehamilan mencapai di atas empat bulan.

4. Mengalami konstipasi (susah buang air besar).

5. Merasa cepat Ielah.

6. Merasakan sensasi yang aneh pada Iidah. Beberapa perempuan merasa sensasi seperti logam.

7. Kram Perut. Secara umum wanita yang hamil muda di minggu-minggu awal juga akan merasakan pertanda ini. Rasa kram tersebut juga diakibatkan karena terjadinya implantasi janin ke dinding rahim yang akan terus terasa selama proses tersebut masih berlangsung.

8. Telat Haid. Pertanda ini mungkin menjadi salah satu yang paling mudah diketahui. Saat sel telur sudah terbuahi maka tidak akan lagi dikeluarkan oleh tubuh dan ovarium tidak akan lagi memproduksi sel telur baru selama kehamilan.

Melakukan Uji Kehamilan

Jika merasa telah mengalami tanda-tanda kehamilan yang disebutkan di atas, sebaiknya Anda melakukan uji kehamilan melalui tes urine. Uji kehamilan dapat dilakukan dengan urine dari hari pertama terlambat haid atau dua minggu setelah berhubungan intim.

Uji ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Anda dapat memanfaatkan pemeriksaan di klinik-klinik atau dengan menggunakan sendiri produk tes kehamilan yang tersedia di pasaran. Jika melakukan uji kehamilan sendiri, Anda harus yakin telah mengikuti prosedur yang tercantum pada produk tersebut. 
 
Baca juga:

Itulah sedikit informasi yang bisa saya bagikan, apabila mempunyai informamsi tambahan tentang mengenali tanda awal kehamilan, Anda atau pembaca dapat memberikan komentar . Terimakasih banyak.
Hamil Sehat
Menjaga kesehatan tubuh saat melakukan program kehamilan atau sudah dalam kondisi hamil adalah hal yang sangat penting dilakukan. Tetap sehat saat kondisi hamil pertanda bahwa gaya hidup Anda tergolong baik dan kondisi bayi dalam keadaan sehat.

Menjadi seorang ibu bukanlah hal yang mudah karena banyak masalah dan tantangan yang harus dihadapi. Kehamilan akan mengubah hidup Anda, sehingga dibutuhkan persiapan yang matang untuk memasuki salah satu fase dalam kehidupan seorang perempuan ini.

Banyak hal yang dapat terjadi selama Anda memasuki masa-masa ini. Karena itu, ibu harus menjaga kesehatan dan memulai gaya hidup sehat selama masa kehamilan.

Agar yakin bahwa Anda dalam kondisi yang sehat selama kehamilan nanti, sebaiknya melakukan beberapa hal di bawah ini.

Memeriksakan Kesehatan
Beberapa penyakit seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung memiliki potensi menyebabkan berbagai masalah selama kehamilan . Karena itu, ketika Anda dan suami berniat untuk memiliki anak, sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Jika ternyata Anda mengalami masalah kesehatan, konsultasikanlah kepada dokter.

Mengingat Kembali Riwayat Kehamilan Sebelumnya
Jika Anda pernah hamil sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Anda perlu memberikan perhatian Iebih pada kehamilan berikutnya jika pernah mengalami keguguran, kematian janin didalam rahim, atau masalah lainnya.

Meskipun riwayat kehamilan masa lalu belum tentu terulang pada masa yang akan datang, Anda tetap perlu melakukan tindakan pencegahan sehingga hal tersebut tidak terulang lagi. Untuk itu, konsultasikan kepada dokter mengenai masalah-masalah yang pernah dialami pada masa Iampau.

Menjaga Berat Badan Tetap Normal
Tidak ada salahnya jika mulai memikirkan berat badan jika Anda berencana untuk memiliki momongan. Meskipun terdengar sepele, tetapi berat badan yang terlalu rendah atau lebih akan memengaruhi kesehatan ibu dan janin.

Ibu yang hamil dengan berat badan rendah memiliki risiko mengalami masalah kehamilan Iebih tinggi (seperti melahirkan bayi dengan berat badan rendah) dibandingkan dengan orang normal. Ibu hamil yang mengalami kegemukan akan lebih mudah mengalami hipertensi dan diabetes selama kehamilan.

Memperhatikan berat badan penting dilakukan seorang perempuan hamil agar selama masa kehamilan dan persalinan tidak ada masalah yang berat.

Melihat Kembali Semua Jenis Jamu, Obat, dan Suplemen 
Beberapa dan Anda mungkin mengonsumsi jamu, obat, dan suplemen secara rutin. Pada perempuan normal mungkin hal ini tidak akan terlalu berbahaya. Namun, karena Anda akan menjalani kehamilan sebaiknya memperhatikan penggunaan produk-produk tersebut. 
 
Beritahukan dokter mengenai semua jenis jamu, obat-obatan, dan suplemen yang Anda konsumsi. Jika Anda tidak yakin dengan produk tersebut, bawalah kemasan produk itu kepada dokter.

Tetap Berolahraga
Olahraga itu penting bagi semua usia, tidak terkecuali bagi orang yang merencanakan kehamilan. Untuk memperoleh tubuh yang fit dan stamina yang baik, melakukan olahraga menjadi suatu keharusan. Lakukan olahraga rutin, seperti berjaIan, berenang, atau bersepeda.

Memperhatikan Makanan yang Dikonsumsi
Sebelum hamil, Anda harus memastikan bahwa pola makan yang dijalani sudah baik. Dengan pola makan yang baik, Anda telah membantu tubuh untuk mempersiapkan semua kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Di samping itu, hal ini akan membiasakan Anda untuk makan dengan pola makan yang baik sesuai dengan kehamilan yang dijalani.

Jika memiliki masalah atau pola makan berbeda dengan orang kebanyakan (misalnya alergi, vegetarian, tidak makan sayur atau buah, atau rutin menjalani puasa), pastikan bahwa dokter juga mengetahuinya.

Ibu hamil wajib menghindari alkohol dalam minuman ataupun buah-buahan, menjauhi asap rokok dan segala bentuk minuman yang mengandung kafein. Ini dilakukan demi tidak terganggunya tumbuh kembang bayi. 
 
Baca juga:
Perkembangan Janin pada Setiap Trimester

Itulah sedikit informasi yang bisa saya bagikan tentang cara tetap sehat saat kondisi hamil. Mudah-mudahan informasi ini berguna bagi kita semua.
Perkembangan Janin
Setiap ibu hamil harus memeriksakan dan mengamati perkembangan janin pada setiap trimester atau bulan, ini sangat berguna untuk mengetahui keadaan ibu dan bayi pada masa kehamilan. Rutin memeriksakan perkembangan janin pada setiap trimester merupakan tahapan penting menuju kehamilan yang sehat, karena dengan rutinya pemeriksaan kehamilan, dokter akan mendapatkan kondisi menyeluruh ibu dan bayi yang dikandungnya.

Kehamilan merupakan masa-masa terjadinya perubahan merupakan masa-masa terjadinya perubahan yang besar dalam tubuh seorang perempuan. Perubahan ini tidak hanya berhubungan dengan bentuk dan berat badan, tetapi juga perubahan biokimia, fisiologis, bahkan emosional yang merupakan konsekuensi dari pertumbuhan janin dalam rahim.

Perubahan ini terjadi untuk menjaga metabolisme tubuh, mendukung pertumbuhan janin, serta persiapan persalinan dan menyusui dengan tingkatan yang bervariasi di setiap trimesternya.

Volume cairan tubuh akan meningkat pada trimester awal kehamilan dengan total peningkatan mencapai 50% menjelang persalinan. Produksi sel darah merahjuga ikut mengalami peningkatan hingga mencapai 33%.

Tekanan darah akan mengalami penurunan akibat perubahan cairan tubuh. Ginjal juga akan mengalami perubahan selama kehamilan, yaitu menjadi lebih berat. Selain itu, ureter menjadi lebih panjang dan lebar.

Saluran cerna mengalami perubahan gerakan peristaltik yang melambat sehingga ada perpanjangan waktu transit yang akan menyebabkan susah buang air besar. Selain itu, ibu hamil juga mengalami peningkatan nafsu makan.

Namun, akibat efek mual dan muntah, sering kali peningkatan nafsu makan menjadi tidak terasa. Perubahan-perubahan yang dialami tersebut erat kaitannya dengan kondisi janin yang ada di dalam rahim.

Janin mengalami variasi pertumbuhan yang berbeda pada setiap trimesternya. Karena hal ini tidak dapat dipantau secara Iangsung, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Trimester Pertama
Pada bulan pertama kehamilan, sel telur yang telah dibuahi akan menempel di dinding rahim disertai dengan pembentukan bakal tangan, kaki, otak, dan sumsum tulang. Pada bulan pertama kehamilan, jantung dan paru-paru mulai berkembang.

Pada bulan kedua kehamilan, kelopak mata mulai terbentuk dan bagian dalam telinga sudah mulai berkembang. Selain itu, tulang janin mulai muncul disertai dengan pembentukan jari, pergelangan, dan lutut. Pada bulan tersebut alat kelamin juga mulai berkembang.

Pada bulan ketiga kehamilan, seluruh organ dalam janin mulai terbentuk. Bagian anggota badan seperti jari terus tumbuh disertai perkembangan otot dan tulang. Usus mulai terbentuk. Pada bulan ini tulang belakang sudah terbentuk, tetapi masih lembut dan lentur. Kulit telah terbentuk, tetapi masih transparan. 
Perkembangan Janin pada Trimester Pertama
Trimester Kedua
Pada trimester kedua, bulan keempat hingga keenam, banyak bagian tubuh yang mengalami perkembangan. Pada bulan keempat kehamilan, bagian tubuh yang mulai terbentuk adalah alis, bulu mata, kuku, dan organ seksual luar janin.

Pada bulan keem pat ini plasenta telah terbentuk dengan sempurna. Kaki dan tangan dapat melipat serta leher telah terbentuk. Telinga bagian luar mulai berkembang. Ginjal mulai berfungsi dan mulai memproduksi urine.

Pada bulan ini juga janin sudah dapat mengunyah dan mendengar. Selama bulan kelima kehamilan, refleks mengisap janin mulai berkembang. Janin pun menjadi Iebih aktif serta sudah dapat tidur dan bangun di dalam rahim. Saluran pencernaan pun mulai berkembang dengan mulai diproduksinya garam empedu oleh kandung empedu.

Pada janin perempuan, sel telur telah terbentuk di ovarium. Sementara pada jan in laki-laki, testis mulai turun dan perut ke skrotum.

Pada bulan keenam kehamilan, rambut janin mulai tumbuh dan otak berkembang dengan cepat. Mata janin mulai terbuka. Selain itu, paru-paru bayi telah terbentuk, tetapi belum berfungsi. 
Perkembangan Janin pada Trimester Kedua
Trimester Ketiga
Pada bulan ketujuh, mata janin dapat terbuka dan tertutup akibat reflek cahaya. Janin sudah dapat menendang dan meregang serta merespon suara. Pada bulan berikutnya,janin mengalami peningkatan berat badan lebih cepat dan tulang-tulang mulai mengeras. Bagian-bagian otak mulai terbentuk.

Pada bulan kedelapan kehamilan, indra pengecap mulai bekerja. Pada bulan kesembilan, janin mulai dapat mengubah posisi ke atas dan ke bawah. Kerutan pada kulit janin mulai berkurang dan paru-paru sudah matang sehingga siap untuk berfungsi dengan baik.

Pada usia kehamilan ini pola tidur janin yang teratur sudah mulai terbentuk. 
Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga
Informasi Perkembangan janin pada setiap trimester ini diambil dari buku "Tetap Bugar dan Energik Selama Hamil" oleh dr. Ova Emilia, dkk.
Organ Reproduksi Wanita
Setiap wanita harus mengenal apa saja organ reproduksi dan fungsinya masing-masing. Hal ini dilakukan guna memperbesar dan memperlancar wanita memperoleh keturunan. Bila dibandingkan dengan pria, organ reproduksi wanita lebih rumit karena terdiri dari beberapa kelenjar yang mempunyai peran masing masing.

Organ reproduksi wanita memiliki fungsi yang berbeda dengan laki-laki. secara alamiah yang membedakannya adalah; menstruasi, kehamilan, kelahiran, menyusui, serta menopause.

1. Menstruasi

Menstruasi pertama seorang wanita biasanya terjadi antara usia 9-16 tahun dengan 2 tahun sebelumnya adalah periode pematangan. Rangkaian peristiwa yang terjadi pada periode pematangan antara lain pertumbuhan tinggi badan yang pesat, perkembangan payudara, serta pertumbuhan rambut di daerah ketiak dan kelamin.

Siklus menstruasi diatur oleh interaksi hormonal dan organ reproduksi yang kompleks. Secara umum, jarak siklus dari satu menstruasi ke menstruasi berikutriya berkisar 21-35 hari dengan rata-rata 28 hari.

Tidak heran jika ada istilah ‘datang bulan’ karena menstruasi terjadi hampir setiap bulan. Setiap wanita sebaiknya tahu siklus menstruasinya, setiap 21, 28, atau 35 hari sekali. Hal ini berguna untuk memperkirakan saat yang tepat bila kehamilan, taksiran persalinan, dan yang lebih penting dapat mengetahui lebih dini bila terdapat gangguan pada sikius menstruasi.

Cara mudah mengetahui sikius menstruasi adalah dengan menggunakan kalender. Tandailah hari pertama mulai menstruasi setiap bulannya, minimal 3 kali menstruasi. Kemudian, hitung berapa hari jarak antara hari pertama menstruasi bulan pertama ke bulan berikutnya.

Hasilnya diambil rata-rata dari 3 siklus pengamatan. Gangguan sikius menstruasi dapat berupa haid datang lebih awal, terlambat, atau justru tidak haid sama sekali. Salah satu peyebabnya adalah gangguan hormonal. Penyebab lainnya adalah kelainan pertumbuhan dan perkembangan, genetik, pola diet, stres, dan gaya hìdup.

Kondisi tidak haid dapat saja merupakan suatu hal yang normal pada prapubertas, menopause, kehamilan, dan bulan-bulan pertama menyusui. Namun, jika hal ini terjadi selama 3-6 bulan pada wanita yang telah mengalami siklus menstruasi sebelumnya dan tidak ada kehamilan, perlu dilakukan pemeriksaan untuk mencari penyebabnya agar penangannya tepat.

Untuk memastikan gangguan siklus, perlu dilakukan pencatatan waktu: hari pertama haid, lama haid, dan jarak antara hari pertama haid dengan hari pertama haid beriikutnya. Pencatatan ini minimal dilakukan selama 3 bulan dan harus ditunjukkan pada dokter saat berkonsultasi.

Dokter akan melakukan pemeniksaan terhadap organ reproduksi serta pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kadar hormon dalam tubuh.

Lama menstruasi bervariasi antara 2-8 hari. Jenis perdarahan menstruasi juga bervariasi, ada yang berupa bercak-bercak kehitaman, lendir bercampur darah, atau darah merah segar. Terkadang, dijumpai juga gumpalan cokelat-kehitaman yang merupakan lapisan endometrium yang mengelupas.

Jumlah darah yang hilang saat menstruasi berkisar 30-80 ml. Tidak ada hubungan antara lama menstruasi atau banyaknya darah yang keluar dengan faktor kesuburan seseorang.

Jika payudara terasa kencang, pegal-pegal, dan merasa mudah tersinggung, mungkin Anda tengah mengalami premenstrual syndrome (PMS). PMS atau sindrom pramenstruasi merupakan sekumpulan gejala yang muncul terkait siklus haid.

Biasanya muncul 1-2 minggu sebelum menghilang setelah haid mulai. Sindrom ini bisa muncul pada wanita usia reproduksi dan hilang setelah menopause.

PMS diduga terjadi karena perubahan hormonal selama sikius menstruasi. Gejala PMS bisa bervariasi antara wanita satu dengan Iainnya. Bisa saja yang satu mempunyai gejala lebih berat, sedangkan yang lain relatif tidak terganggu.

Sekitar 85% wanita pernah mengalami minimal satu gejala PMS dalam sikius haidnya. Terapi untuk PMS tergantung pada jenis dan berat-ringannya gejala. Jika memang diperlukan, dokter akan memberikan terapi hormon untuk mengurangi dan menghilangkan gejala.

Nyeri haid atau disebut juga dismenore terjadi karena kejang otot rahim. Rasa nyeri ini bervariasi antara satu wanita dengan wanita lainnya. Nyeri ini tidak membahayakan, tetapi dapat mengganggu dan mengurangi produktivitas wanita dalam bekerja, sekolah atau olahraga.

Nyeri haid disebabkan adanya gangguan pada organ reproduksi atau faktor hormonal dan bukan semata karena faktor psikologis. Nyeri haid tanpa kelainan pada organ reproduksi termasuk dalam nyeri haid primer.

Biasanya, nyeri mulai terjadi setelah 6-12 bulan menstruasi yang pertama, saat siklus haid sudah teratur. Nyeri haid ini dapat muncul beberapa jam sebelum menstruasi hingga han ke-2 menstruasi. Pada sebagian wanita, nyeri haid berkurang setelah melahirkan.

Selain nyeri haid primer, ada pula nyeri haid sekunder. Penyebab nyeri haid sekunder diketahui karena ada masalah di organ reproduksi seperti endometriosis, tumor pada rahim, atau adanya peradangan kronik pada panggul bagian dalam.

Pemakaian alat kontrasepsi IUD juga dapat menimbulkan nyeri haid pada sebagian orang. Nyeri haid sekunder muncul pada usia 20-30 tahun. Pengobatan untuk nyeri haid primer dapat diberikan obat pereda nyeri yang banyak dijual bebas.

Jika dengan obat tersebut nyeri tidak berkurang, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat pereda nyeri yang lebih kuat atau dosis lebih tinggi. Dokter juga mungkin akan memberikan hormon, biasanya seperti pil KB, untuk membuat haid lebih teratur dan mengurangi nyeri.

Nyeri juga dapat berkurang dengan pengompresan perut bagian bawah dengan air hangat atau pemberian suplemen vitamin B dan E serta minyak ikan. Adapun untuk nyeri haid sekunder, pereda nyeri kurang efektif karena yang paling tepat adalah mengatasi kelainan yang mendasarinya.

2. Kehamilan

Kehamilan dapat terjadi jika sel telur yang dilepaskan indung telur dibuahi oleh sel sperma. Hasil penyatuan kedua sel tersebut akan mengalami proses pembelahan untuk menggandakan jumlah sel sembari “berjalan” menyusuri saluran telur menuju ke rahim dan melekat di sana sebagai embrio dan fase kehamilan dimulai.

Proses kehamilan melibatkan rangkaian reaksi hormonal yang kompleks yang bertujuan untuk melindungi dan mendukung kehidupan embrio. Tubuh pun mengalami perubahan, menyesuaikan diri untuk tujuan tersebut.

Saat kehamilan berusia muda, perubahan bentuk tubuh tidak terlihat nyata. Perut belum terlihat membuncit karena ukuran rahim pun belum begitu besar, sekitar sekepaIan tangan pada usia kehamilan 3 bulan.

Pada awal kehamilan, payudara sudah mulai terasa kencang dan tegang karena mulai terjadi perkembangan kelenjar susu. Puting susu akan terlihat lebih hitam dan melebar. Keluhan yang kerap muncul pada sebagian besar wanita adalah mual dan muntah. Keluhan ini terjadi karena pengaruh hormon kehamilan pada saluran cerna.

Tiga bulan pertama merupakan saat yang rawan karena tengah terjadi pembentukan organ-organ janin. Hindari sinar rontgen dan hanya minum obat yang aman untuk ibu hamil agar janin terhindar dari kecacatan.

Keberadaan janin dapat dirasakan sang ibu saat usia kehamilan 4-5 bulan. Gerakan yang dirasakan biasanya berupa denyutan yang muncul sewaktu-waktu di perut bagian bawah. Pembentukan organ tubuh janin telah selesai dan janin mulai membesar.

Perut ibu akan muiai terlihat membuncit dan timbunan lemak mulai tampak di bagian perut, panggul dan paha. Keluhan mual dan muntah biasanya telah Surut dan nalsu makan ibu mulai membaik, bahkan bagi sebagian wanita, meningkat.

Idealnya, ibu memeriksakan kehamilan secara teratur ke bidan, dokter, atau dokter spesialis kebidanan setiap bulan sekali dan setiap 2 minggu sekali pada bulan ke 8-9 menjelang persaiinan. Ini penting untuk memonitor perkembangan sang janin dan kesehatan sang ibu.

Memasuki usia kehamilan 7-9 bulan, kecepatan pertumbuhan bayi dalam rahim meningkat. Berat badan ibu akan bertambah banyak pada saat tersebut. Perut akan semakin terlihat membuncit dan payudara semakin bertambah membesar.

Keluhan yang sering dirasakan adalah nyeri pada perut bagian bawah dan daerah lipat paha. Hal ini karena terjadi peregangan otot-otot dan jaringan penggantung rahim sebagai kompensasi menyangga sang bayi.

Keluhan nyeri pinggang sering dialami oleh ibu hamil. Hal ini wajar saja mengingat ibu hamil sebetulnya tengah “menggendong” bayi dalam rahim sela ma 24 jam nonstop.

Saat kehamilan, ibu harus mengonsumsi makanan yang berg izi agar janin mendapat nutrisi yang baik sehingga pertumbuhan dan perkembangannya berlangsung dengan baik. Hal ini juga untuk menjamin ibu agar sehat dan kuat saat persalinan.

Selama kehamilan, berat badan akan naik sekitar 8-12 kg. Timbunan lemak akan muncul di daerah perut, panggul, pantat, dan paha, sebagai cadangan energi selama kehamilan dan menyusui.

Tanda-tanda peregangan kulit (strech marks) dapat terlihat di perut atau paha atas. Peningkatan berat badan, jumlah lemak, dan pembesaran perut akan memunculkan garis-garis sebagai akibat kulit yang teregang. Strech marks ini bisa dicegah dengan pemberian krim anti-strech marks pada awal kehamilan.

3. Masalah Saat Kehamilan

Kehamilan harus dijaga dengan sebaik-baiknya, karena tidak saja untuk kesehatan sang bayi, tetapi yang lebih penting adalah menjaga kesehatan dan keselamatan ibu hamil. Angka kematian ibu terkait proses kehamilan dan persalinan di Indonesia merupakan yang tertinggi se-Asia Tenggara.

Faktor risiko yang dapat menimbulkan masalah pada kehamilan dan persalinan antara lain usia ibu saat melahirkan terlalu lanjut atau terlalu muda, jumlah anak lebih dan 5 anak, serta jarak antara kehamilan satu dengan kehamilan berikutnya kurang dari 2 tahun.

a. Perdarahan

Keluarnya darah bercampur lendir berwarna merah muda dari vagina pada usia kehamilan lanjut merupakan salah satu tanda persalinan. Sedikit perdarahan juga akan muncul setelah berhubungan seks dengan suami.

Namun, perdarahan harus diwaspadai oleh ibu hamil adalah bila darah keluar cukup banyak menunjukkan adanya masalah. Faktor tersering yang menyebabkan perdarahan adalah letak plasenta yang rendah.

Normalnya, plasenta tenletak di bagian atas rahim. Namun, tidak menutup kemungkinan, letak plasenta dekat dengan jalan lahir. Ini akan membahayakan keselamatan ibu sehingga operasi sesar akan menjadi pilihan persalinan.

Munculnya flek-flek perdarahan pada awal kehamilan disertai rasa kram atau tegang di perut bawah harus diwaspadai Juga karena bisa jadi merupakan tanda ‘ancaman’ keguguran.

b. Pecah ketuban

Normalnya, kulit ketuban akan pecah saat proses persalinan berlangsung dan air ketuban akan keluar. Prosesnya bisa terjadi spontan atau dipecahkan oleh penolong persalinan untuk memudahkan bayi keluar. Jika air ketuban keluar tiba-tiba di luar proses persalinan, maka segeralah periksa ke dokter untuk penanganan agar tidak terjadi infeksi.

Kulit ketuban yang utuh merupakan pertahanan untuk keselamatan bayi dan bu. Kadang, sulit membedakan air ketuban atau air kencing yang keluar. Oleh karenanya, bila curiga dan ragu ragu periksalah ke dokter.

c. Nyeri dan kontraksi

Nyeri hebat yang timbul pada kehamilan usia lanjut yang terjadi akibat peregangan jaringan penggantung rahim biasanya dirasakan di sekitar lipat paha. Waspadai lah jika tiba-tiba terasa nyeri yang hebat atau di luar biasanya.

Terlebih jika nyeri disertai rahim yang tegang. Bisa jadi penyebabnya adalah lepasnya sebagian plasenta. Jangan ditunda, segera periksa ke dokter, Kontraksi rahim yang berlangsung secara ritmis kadang menyebabkan perut terasa kencang.

Gejala ini biasa muncul pada bulan-bulan akhir kehamilan. Selama jarak waktu hilang-timbulnya kontraksi cukup lama dan muncul kadang-kadang, hal ini masih normal. Namun, jika kontraksi makin lama makin kuat dan makin sering, sedangkan tanggal taksiran persalinan masih jauh, harus diwaspadai ancaman kelahiran prematur dan harus segera periksa ke dokter.

Jika memungkinkan, dokter akan memberikan penanganan untuk menunda persalinan hingga mendekati waktu yang cukup.

d. Preeklampsia dan eklampsia

Preeklampsia merupakan sekumpulan gejala pada ibu hamil berupa tekanan darah tinggi, bengkak tubuh yang berlebihan, adanya protein dalam urin (berdasarkan pemeriksaan laboratorium). Gejala lain seperti nyeri kepala hebat, gangguan penglihatan (seperti pandangan kabur dan ada bintik-bintik hitam), serta peningkatan berat badan yang berlebihan dalam waktu yang singkat, juga harus dicurigai merupakan preeklampsia.

Preeklampsia dapat memburuk menjadi eklampsia, yakni gejala preeklampsia disertai hipertensi berat, bahkan kejang. Kondisi ini membahayakan keselamatan ibu dan bayi dan merupakan salah satu kontributor tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Pemeriksaan kehamilan yang rutin dan teratur penting dilakukan untuk mendeteksi kelainan ini.

e. Prematur

Kelahiran bayi prematur memerlukan perawatan khusus mengingat sang bayi belum siap untuk hidup di luar rahim. Penanganan dan perawatan bayi prematur yang tepat dapat meningkatkan angka kehidupan serta menghindarkan kecacatan pada sang bayi.

4. Persalinan

Memasuki 37-42 minggu usia kehamilan, bayi dalam rahim telah siap untuk dilahirkan. Tubuh sang ibu pun akan mulai mengalami penyesuaian untuk mempersiapkan persalinan. Adanya jarak antara perut yang menbuncit dengan payudara, yang sebelumnya tidak tampak, menunjukkan bayi mulai “turun”.

Artinya, kepala bayi sudah di pintu atas panggul. Pada minggu-minggu ini, perut mulai terasa kencang yang berlangsung kurang dan 1 menit dan muncul sesekali. Kondisi ini menunjukkan rahim mulai mengalami kontraksi.

a. Persiapan

Sebaiknya, pada minggu-minggu akhir, ibu dan suami telah mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan persalinan. Termasuk di antaranya menyiapkan dana, memilih dan menentukan tempat untuk melahirkan, serta orang yang akan menolong proses persalinan (bidan, dokter atau dokter spesialis kebidanan).

Hal yang cukup penting juga adalah menyiapkan pakaian untuk ibu dan bayi, juga ayah, keperluan mandi, kain gendong, serta keperluan sang ibu sehari-hari seperti bedak, pelembap, losion, krim pembersih, dan lain-lain. Pernak-pernik ini sebaiknya sudah dikemas dalam tas yang mudah dibawa jika sewaktu-waktu tanda-tanda persalinan sudah makin jelas.

b. Tanda persalinan

Tanda-tanda awal persalinan dimulai dengan munculnya kontraksi di daerah perut yang timbul makin sering dengan intensitas yang makin kuat. Mula-mula, kontraksi akan timbul setiap jam sekali, kemudian bertahap akan semakin kerap kemunculannya menjadi setiap setengah jam, setiap 15 menit, hingga akhirnya setiap 5 menit sekali perut mengalami kontraksi.

Demikian juga dengan intensitasnya. Jika mula-mula lama kontraksi 20 detik, bertahap akan meningkat menjadi 30 detik, 40 detik hingga 50-60 detik. Tanda lainnya adalah keluarnya lendir bercampur darah dari jalan lahir, berwarna merah muda.

Lendir ini bisa saja keluar beberapa hari sebelumnya, sehingga memberikan tanda-tanda palsu persalinan. Namun, tanda lebih pasti persalinan adalah kontraksi yang makin sering dan kuat.

Seiring kontraksi, leher rahim juga mulai melunak dan membuka. Pembukaan leher rahim berlangsung secara bertahap, mulai dan 1 cm hingga pembukaan lengkap 10 cm, yang memakan waktu 6 jam untuk ibu yang pernah melahirkan sebelumnya atau 12-24 jam untuk persalinan pertama. Setelah pembukaan lengkap, dengan dorongan dari dalam tubuh yang ditimbulkan sang ibu dengan mengejan maka sang bayi pun akan keluar.

c. Plasenta

Setelah sang bayi dilahirkan dan tali pusat dipotong, putuslah hubungan ibu-janin secara fisik. Namun, masih ada satu proses penting yang harus dilalui sang ibu, yakni “kelahiran” plasenta atau sering disebut dengan ari-ari. 
 
Plasenta akan lepas spontan 5-15 menit pasca persalinan bayi dan biasanya diikuti perdarahan yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Namun, perdarahan ini akan berkurang setelah ibu mendapatkan obat yang membuat otot-otot rahim berkontraksi dan menjepit pembuluh darah. Jika terdapat robekan atau sobekan pada jalan lahir, dokter akan menjahit untuk merapatkan luka.

5. Masalah Saat Persalinan
Persalinan adalah suatu proses yang alamiah dan dapat berlangsung spontan, bahkan tanpa dibantu siapa pun. Ini terbukti dari berita yang pernah kita dengar bahwa ada ibu yang melahirkan seorang diri di sawah, kamar mandi, bahkan dalam taksi menuju perjalanan ke rumah bersalin.

Kewaspadaan diperlukan dalam setiap proses persalinan karena bisa saja terjadi kelainan atau proses yang tak wajar dalam tahapan persalinan. Beberapa masalah yang terdeteksi selama kehamilan dapat membantu persalinan berlangsung dengan aman.

a. Panggul sempit

Jika panggul sang ibu diketahui sempit dan bayi yang dikandurig cukup besar, maka persalinan direncanakan melalui operasi sesar karena sang bayi akan kesulitan jika dilahirkan secara normal.

b. Bayi melintang

Jika letak bayi melintang di dalam rahim (seharusnya letak kepala bayi ada di bagian bawah rahim), maka operasi sesar merupakan jalan keluarnya. Hal ini dilakukan karena dengan posisi tersebut bayi tidak bisa keluar spontan.

c. Kontraksl rahim tldak kuat
Kontraksi rahim yang kuat dan teratur diperlukan untuk membuka jalan lahir. Dengan kontraksi tersebut, leher rahim akan melunak dan membuka. Jika kontraksi tidak menguat dan ukuran pembukaan leher rahim tidak bertambah, maka dokter akan memberjkan obat yang dapat merangsang rahim berkontraksi.

Penyebab kelainan ini antara lain ibu anemia, kelelahan, atau bayi terlalu besar sehingga otot rahim teregang maksimal dan menjadi tidak sensitif terhadap rangsangan persalinan.

d. Persalinan macet

Persalinan macet dapat terjadi jika bayi “terjebak’ di jalan lahir. Saat itu, kepala bayi sudah masuk pintu atas panggul, tetapi kesulitan melewati pintu bawah panggul. Penyebabnya bisa karena faktor anatomis panggul ibu atau sang ibu telah kelelahan sehingga tidak mampu mengejan dengan baik untuk mendorong bayi.

Tindakan yang dapat dilakukan tergantung pada seberapa jauh kepala bayi masuk dalam rongga panggul. Jika kepala bayi sudah terlihat dari vagina, artinya sudah dekat dengan “pintu keluar”. Tindakan “vaccum” dapat membantu menarik bayi keluar. Sebaliknya, jika letak kepala masih tinggi, maka operasi sesar merupakan pilihan.

e. Perdarahan

Saat ibu melahirkan, jumlah darah yang keluar dapat mencapai 500 ml. Jumlah tersebut normal.

Namun, perdarahan yang terjadi secara berlebihan akan membahayakan Jiwa. Perdarahan pada proses persalinan dapat terjadi karena letak plasenta rendah yang tidak diketahui sebelumnya, kontraksi rahim yang kurang baik pasca persalinan, atau plasenta yang melekat terlalu erat pada rahim.

Tindakan yang diberikan untuk mengatasi perdarahan tergantung pada penyebabnya. Jika kontraksi rahim tidak kuat, dokter akan memberikan obat yang menguatkan kontraksi rahim. Adapun antibiotik diberikan jika terdapat infeksi.

Bila penyebab perdarahan adalah sisa plasenta yang tertinggal pada rahim, dilakukan kuret rahim untuk mengeluarkan sisa plasenta tersebut.

6. Menyusui

Hari pertama persalinan, payudara sudah mulai mengeluarkan kolostrum, yakni ASI yang warnanya masih bening. Kolostrum ini kaya akan antibodi yang penting untuk daya tahan tubuh bayi, jadi jangan sampai dibuang. Secara bertahap warna Asi akan menjadi seputih susu.

Semakin sering ibu menyusui bayi, semakin cepat pula perdarahan rahim berhenti. Terdapat hubungan hormonal antara menyusui dan kontraksi rahim. Ukuran rahim akan menyusut kembali ke ukuran normal dalam 2-4 minggu pasca persalinan.

7. Menopause

Sekitar sepertiga kehidupan sebagian besar wanita dilalui setelah menopause. Menopause sebagai salah satu proses alamiah dalam tubuh wanita terjadi karena indung telur berkurang fungsinya dalam menghasilkan estrogen dan progesteron yakni hormon yang berperan dalam siklus meristruasi.

Akibatnya, siklus haid berakhir secara permanen. Menopause ditetapkan setelah seorang wanita tidak mengalami haid minimal 12 bulan. Menopause terjadi pada wanita usia 40-59 tahun, dengan rata-rata usia 51 tahun. Saat ini, terdapat kecenderungan usia menopause timbul lebih lambat sehingga masa reproduksi lebih panjang.

Sebelum menopause, seorang wanita akan mengalami masa pramenopause. Pada masa ini, siklus menstruasi mulai mengalami gangguan; dari yang semula setiap bulan akan jadi 2-3 bulan sekali.

Menopause dini dapat terjadi sebelum usia 40 tahun. Segera periksakan diri untuk mengetahui penyebab haid berhenti adalah menopause atau ada sebab lain yang mengganggu siklus haid.

Menupause dini dapat terjadi karena tinda kan pembedahan yang mengangkat kedua indung telur. Jika pembedahan hanya mengangkat rahim tanpa indung telur, haid tidak akan terjadi, tetapí tubuh wanita tersebut tidak mengalami tanda-tanda kekurangan hormon estrogen dan progesteron.

Pelembap alami vagina berkurang saat wanita mengalami menopause. Akibatnya, vagina menjadi kering dan menyebabkan nyeri pada saat berhubungan seks. Untuk mengatasinya dapat digunakan pelembap yang khusus untuk organ kewanitaan. Pastikan produk yang digunakan aman dan tidak menimbulkan alergi.

Selalu konsumsi buah-buahan dan makanan bergizi agar tetap dapat bugar meski telah memasuki usia menopause.

Itulah sedikit yang bisa saya bagikan untuk para pembaca tentang organ reproduksi wanita dan fungsinya, semoga dapat menambah pengetahuan kita semua. Terimakasih

Tulisan ini diambil dari buku “Panduan Lengkap Kesehatan Wanita” oleh Oleh dr. Wening Sari, dkk.

Blogger Template -

Copyright 2017 Ayudadeblogger.com All Rights Reserved.