Author

http://www.ayudadeblogger.com/
Belanja Online
Saat ini, orang sudah mulai terbiasa berbelanja secara online. Karena itu, situs belanja online terus berkembang. Mulai dari yang menjual alat-alat rumah tangga, hingga liburan ke berbagai lokasi di dunia.

Berbeda dengan cara belanja tradisional, dengan berbelanja secara online, kita tidak perlu repot-repot pergi ke toko dan mengantri saat membayar, sangat praktis, kita dapat berbelanja dimana saja dan kapan saja.

Untuk berbelanja secara online ada baiknya Anda berhati-hati, karena banyak masalah yang sering timbul dari belanja online saat ini, seperti kerusakan barang, barang yang dikirim tidak sesuai dengan barang yang dipesan, atau kualiatas barang yang tidak bermutu yang sengaja dikirimkan oleh penjual, belum lagi risiko pembobolan kartu kredit.

Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati jika ingin berbelanja secara online. Berikut cara aman belanja online agar tidak mudah tertipu.

a. Pastikan komputer yang Anda gunakan aman dan terpecaya. Oleh karena itu, sebaiknya jangan bertransaksi menggunakan komputer orang lain, seperti warnet dan komputer kantor.

b. Analisa terhadap toko online sangat penting dilakukan. Jika memutuskan belanja di toko online yang tidak terlalu dikenal, cobalah untuk menganalisa terlebih dahulu toko online tersebut. Periksalah nomor telepon/ call center penjual dan hubungilah untuk memastikan bahwa situs tersebut benar-benar ada. Mintalah nomer kontak pribadi sebagai alternatif seperti nomer Whatsapp, pin BB, atau Line yang dapat dihubungi.

c. Periksa data lengkap penjualnya, seperti nama, alamat, nomor telepon, dan data bank.

d. Periksa data perusahaan penjual dan lebih baik jika didukung dengan bukti dokumen.

e. Bacalah dan cermatilah aturan dan ketentuan yang berlaku di toko online tersebut, karena Anda akan menemukan berbagai aturan, seperti refund, retur barang, dan lain-lain. Toko yang baik dalam aturannya akan menguntungkan ke dua belah pihak.

f. Periksalah whois record domain penjual dan pastikan data registrasinya sama dengan yang ada di situsnya. Untuk memeriksanya silakan buka situs http://whois.domaintools.com.

g. Mintalah jaminan terhadap barang yang dijual termasuk kualitas barang yang dijanjikan. Biasanya penjual sengaja mengirimkan barang rusak sebelum barang dikirim ke pembeli, jadi kerusakannya tidak terjadi saat pengiriman barang.

h. Lihat testimoni pembeli di toko online tersebut, biasanya pembeli diberi kesempatan untuk memberi ulasan tentang produk yang telah dibeli. Jika ulasan para pembeli bersifat negatif, calon pembeli lain dapat mempertimbangkan apakah mereka memilih penjual ini atau beralih ke penjual yang lain.

i. Pastikan nama pemilik akun bank sama dengan nama penjual yang tertera di situs webnya.
 
j. Hubungi nomor telepon yang diberikan, lalu berbicaralah dengan penjual secara langsung. Yakinkan Anda tidak tertipu.

k. Hati-Hati Dengan Scammer atau penipu online, Jangan mudah tergoda dengan tawaran harganya yang sangat murah. Mudus para Scammer sengaja memancing korbannya lewat harga-harga barang yang murah dan tidak masuk akal. Biasanya mereka mememinta calon pembeli untuk mentransfer uangnya terlebih dahulu, baru barang akan dikirim. Tapi, kenyataannya barang pembeli tidak pernah dikirim. 

l. Jika Anda memutuskan untuk membayar menggunakan kartu kredit atau kartu debet, transaksi Anda akan dilindungi oleh Fair Credit Billing Act (hukum penagihan kredit yang fair). Jika Anda tidak merasa nyaman untuk memberikan nomor kartu kredit atau kartu debet secara online, kirimlah nomor tersebut melalui telepon atau fax perusahaan tersebut.

Mulai sekarang, sebelum mulai belanja, ada baiknya calon pembeli mengetahui cara aman belanja online, agar tidak mudah tertipu dan menyesal di kemudian hari. Terimakasih
 
Perencanaan media iklan sangat penting dilakukan karena akan menentukan keberhasilam dalam promosi. Perencanaan media iklan membantu kita memahami mengapa beberapa media dipilih atau beberapa lainnya tidak dan bagaimana media tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Jika tida memiliki perencanaan media iklan yang jelas, para produsen akan mengalami resiko kegagalan bahwa kegiatan promosi dan periklanannya hanya sekedar penghamburan dana namun tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Untuk itu, menjadi sangat penting untuk memahami konsep-konsep dasar dalam perencanaan media iklan sebelum memutuskan beriklan.

Pemilihan media iklan dalam menyampai pesan memegang peranan penting dalam proses komunikasi. Pesan tidak akan sampai ke konsumen jika tidak ada media. Oleh karena ¡tu, memilih media yang tepat akan sangat menentukan apakah pesan yang ingin disampaikan kepada kelompok sasaran sampai atau tidak. 
  1. Perusahaan harus menentukan siapa target konsumen yang akan dituju. Target konsumen bisa dikelompokkan berdasarkan kelompok demografis, seperti umur, pendidikan, pendapatan, jumlah keluarga, dli. 
  2. Perusahaan perlu melihat kapan iklan ditayangkan atau disampaikan kepada target konsumen. Setiap perbedaan waktu mempunyai karaketristik yang berbeda- beda. 
  3. Perusahaan harus mempertimbangkan biaya periklanan seefisien mungkin dari segi biaya untuk memenuhi tujuan lainnya. 
  4. Perusahaan harus menentukan jumlah frekuensi waktu rata-rata penayangan iklan ke target konsumen.
Diperlukan tiga tahap pengambilan keputusan mengenai pemilihan media dalam beriklan:
  1. Pimpinan harus menetapkan jenis-jenis umum media yang akan digunakan, haruskah digunakan surat kabar, televisi, majalah, atau media sosial.
  2. Jika salah satu yang dipilih, apakah harus digunakan jenis bidang khusus, misalnya keluarga atau umum.
  3. Penentu media harus ditetapkan, media apa yang akan digunakan.
Para ahli ekonomi dalam penelitian-penelitiannya, sering mengaitkan antara iklan dan permintaan produk. Terdapat tiga pemikiran yaitu persuasif, informatif, dan komplementer.
 
Persuasif, iklan dipandang perlu untuk merayu pembeli. Dampaknya iklan akan mempengaruhi permintaan atau tingkat penjualan melalui perubahan selera dan meningkatkan loyalitas konsumen terhadap merek.
 
Informatif, yang termasuk kelompok ini percaya iklan berperan secara konstruktif. Informasi yang tersebar akan menggeser dan meningkatkan demand. Kegiatan ini dilakukan untuk memudahkan produk yang diiklankan masuk ke dalam pasar.
 
Komplementer, pemegang aliran ini percaya bahwa iklan mempengaruhi permintaan dengan mendongkrak kepuasan konsumen. Iklan diciptakan untuk meningkatkan kebanggaan ketika mengkonsumsi produk.

Baca juga:


Perencanaan media iklan adalah hal mutlak yang harus dilakukan perusahaan sebelum melakukan periklanan. Semoga informasi ini bermanfaat.
Iklan Anti Rokok
Pengertian iklan menurut Kasali (1992) adalah bagian dan bauran pemasaran. Jadi secara sederhana iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat lewat suatu media.

Sedangkan menurut Jefkins (1997), iklan adalah pesan yang diarahkan untuk membujuk orang untuk membeli.

Definisi standar dari periklanan biasanya mengandung enam elemen, yaitu:
  1. Periklanan adalah bentuk komunikasi yang dibayar, walaupun beberapa bentuk periklanan seperti iklan layanan masyarakat, biasanya menggunakan ruang khusus yang gratis.
  2. Selain pesan yang harus disampaikan harus dibayar, dalam iklan juga terjadi proses identifikasi sponsor. Iklan bukan hanya manampilkan pesan agar konsumen sadar mengenai perusahaan yang memproduksi produk yang ditawarkan. 
  3. Upaya membujuk dan mempengaruhi konsumen. 
  4. Periklanan memerlukan elemen media massa sebagai media penyampai pesan kepada audiens sasaran. 
  5. Periklanan mempunyai sifat bukan probadi. 
  6. Periklanan adalah audiens. Kelompok sasaran konsumen harus jelas ditentukan.
Manfaat iklan adalah produsen membawa pesan yang ingin disampaikan kepada khalayak ramai. Iklan menjangkau berbagai daerah yang sulit dijangkau secara fisik oleh produsen melalui siaran televisi atau radio.

Sekalipun memerlukan biaya yang secara nominal besar sekali jumlahnya, bagi produsen yang dapat memanfaatkan kreativitas dalam dunia iklan, strategi iklan yang tepat menjadi murah.

Daya tarik dalam iklan menjadi hal yang sangat penting agar iklan mampu berkomunikasi dengan konsumen, dapat membujuk dan membangkitkan serta mempertahankan ingatan konsumen akan produk yang ditawarkan. Berikut daya tarik dalam iklan yang sering di gunakan, di antaranya:

1. Daya tarik pesan iklan rasional

Ada beberapa tipe pesan untuk menimbulkan daya tarik rasional, sehingga mendapat perhatian dari konsumen. Beriikut beberapa daya tarik iklan rasional:
 
Faktual. Berhubungan dengan pengambilan keputusan high involvement yaitu penerima pesan dimotivasi untuk dapat memproses informasi yang menampilkan sisi manfaat produk dan keunggulan produk sekaligus menampilkan argumentasi yang masuk akal, termasuk ke dalam tipe daya tarik faktual.
 
Potongan kehidupan (Slice of Life). Pesan iklan menampilkan potongan kehidupan yang banyak ditampilkan di televisi. Penonton disuguhkan ke dalam bentuk kehidupan sehari-hari. Misalnya iklan ibu-ibu dalam mencuci pakaian. Produk detergen ini menampilkan bagaimana aktivitas ibu-ibu masalah dalam mencuci. Pengaruh iklan ini ingin agar supaya terjadi proses peniruan perilaku dari penonton.
 
Demonstrasi. Pesan iklan yang ditampilkan menggambarkan kemampuan produk secara instrumental yang mampu menyelesaikan masalah seperti iklan obat sakit kepala, pembersih lantai penghilang ketombe yang merupakan teknik demonstrasi dalam menampilkan pesan iklannya.
 
Iklan perbandingan. Iklan yang berusaha membandingkan keunggulan produk yang ditawarkan dengan produk lain sejenis. Perusahaan berusaha meyakinkan konsumen produk yang ditawarkan lebih baik dari yang lain.

2. Daya tarik didasarkan perasaan dan emosi

Daya tarik didasarkan perasaan dan emosi digunakan untuk produk mewah, maupun produk cukup murah. Berikut ini pesan iklan dengan daya tarik perasaan dan emosi:
 
Rasa takut. Biasanya menimbulkan aspek-aspek negatif berhubungan dengan perilaku atau penggunaan produk tidak tepat. Contoh : iklan pasta gigi, dengan membuat iklan yang menakuti konsumen bahwa gigi akan keropos jika tidak menggunakan pasta gigi yang ditawarkan.
 
Humor. Memberikan daya tarik emosional karena daya tarik dapat menarik perhatian konsumen. Alasan menggunakan humor karena humor dapat membuat penerima pesan memperoleh mood positif , maka probabilitas penerimaan pesan secara baik dan akan lebih besar. Lain halnya dalam keadaan buruk (bad mood), penonton cenderung tidak akan memperhatikan iklan tersebut.
 
Animasi. Animasi banyak digunakan untuk produk-produk yang konsumennya anak-anak. Penggunaan animasi untuk iklan sarapan pagi, coklat, susu, permen dan makanan lain. Alasan penggunaan animasi adalah untuk menghindari rasa bosan dari konsumen, dengan animasi yang direkayasa guna menarik perhatian penonton.
 
Musik. Penggunaan musik sebagai daya tarik iklan karena musik akan menimbulkan kharisma, wibawa dan kesan tersendiri bagi produk iklannya.
 
Fantasi. Penggunaan fantasi diyakini bisa menimbulkan perhatian dari penonton. Produk makanan kecil untuk anak-anak sering menggunakan fantasi. 
 
Baca juga:

Itulah sedikit informasi tentang daya tarik dalam iklan yang bisa saya bagikan, mudah-mudahan bermanfaat.
Air Zam-Zam
Banyak penelitian meyatakan manfaat air zam-zam untuk mengobati kanker. Zam-zam telah terbukti mengandung banyak keistimewaan yang tidak ada dalam air-air yang lain, dan ini sangat bermanfaat bagi tubuh kita.

Keistimewaan air zam- zam adalah sebagai berikut:
  1. Tidak memiliki warna, dan memiliki rasa yang sangat berbeda.
  2. PH nya adalah 7, 8-9 ( dan itu adalah basa). 
  3. Memiliki natrium, kalium, kalsium, magnesium, klorida, fluorida, sulfat, nitrat, bikarbonat dll. 
  4. Tidak ada bakteri yang ditemukan, bersih & murni. 
  5. Memiliki kandungan nutrisi di dalamnya. 
  6. Telah ditemukan sangat efektif dalam keratitis ulseratif ketika dimasukkan ke dalam mata. 
  7. Bermanfaat dalam meluruhkan batu ginjal. 
  8. Bermanfaat pada kanker.
Air zam-zam memiliki kandungan kadar PH tinggi 7,8 sampai 9 ini bersifat basa dan sangat bermanfaat untuk menyembuhkan kanker, hal ini telah dibuktikan dengan salah satu pembuktian penelitian di Mesir kepada salah seorang wanita penderita kanker payudara.

Penelitian ini dilakukan kepada seorang wartawan Mesir yang bernama Huwaida Hafidh, yang menjalani pengobatan untuk kanker payudara. Fafidh telah menjalani operasi dan ketika berada di tengah-tengah suatu program kemoterapi, ternyata visa untuk menunaikan ibadah hajinya telah didapatkan. Lalu dia memutuskan untuk menjalankan ibadah haji terlebih dahulu dan akan menunda pengobatan sampai dia kembali ke Mesir.

Selama menunaikan ibadah haji, dia selalu minum air zam-zam setiap hari. Setelah selesai melakukan ibadah haji, dia kembali ke Mesir lalu melakukan pemeriksaan di rumah sakit di mana dia menjalani kemoterapi.

Dan saat itu juga para dokter mengatakan bahwa kanker yang dideritanya benar-benar hilang. Hal ini diprediksi dokter karena manfaat dan air zam-zam yang telah diminumnya setiap hari selama dia melakukan ibadah haji.

Selain itu, sebuah penelitian menyatakan bahwa air zam-zam ini juga dapat menyembuhkan orang yang memiliki penyakit leukimia. Hal ini dibuktikan dengan perjuangan panjang seseorang yang bernama Um. Ibrahim seorang penderita Leukemia.

Dia menolak untuk minum abat apapun dan dia hanya berpasrah diri berdoa dan meminta pertolongan hanya kepada Allah dengan melakukan umrah ke tanah suci.

Di sana, dia hampir setiap hari mengkonsumsi air zam-zam yang diteruskan istiqomah selama enam bulan dalam mengkonsumsi air zam-zam tersebut. Dia mengatakan bahwa setiap kali ia hendak minum air zam-zam tersebut dia membaca surat Al Fatihah, Surat AI Falaq dan Surat Am- Nas’ dari AI-Qur’an dan dia terus berdoa agar diberi kesehatan dan kebaikan di dunia dan akherat.

Setelah dia berdoa dia juga mencuci wajahnya dengan air zam-zam tersebut. Setelah beberapa bulan kemudian dia mengunjungi dokter, dan dokter mengatakan bahwa dia benar-benar sembuh dari penyakitnya.

Padahal Menurut laporan medis dulu Umu. Ibrahim terinfeksi tingkat II Leukemia. Ini juga merupakan khasiat dan keistimewaan air zam-zam dengan kandungan yang ada di dalamnya.

Air zam zam secara ilmiah telah terbukti sebagai obat berbagai macam penyakit. Di dalam air zam-zam terkandung energi positif yang berbeda daripada air yang biasa. Energi Positif dalam zam-zam dapat menyembuhkan dan membantu sistem energik dan sel dalam tubuh manusia.

Mulailah mengkonsumsi air zam-zam, karena telah terbukti mengobati berbagai penyakit, termasuk untuk mengobati kanker.

Tulisan ini diringkas dari buku “Khasiat Air Zam-zam” karangan Taufiqurrohman, M.Si
Obat Herbal
Seperti diketahui obat herbal adalah obat tradisional atau ramuan yang terbuat dari bahan alami seperti tumbuhan, hewan, mineral, atau kombinasi dari bahan-bahan tersebut yang diolah secara tradisional dan telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Biasanya masyarakat mengenal obat tradisional menggunakan herbal (tanaman obat). 
 
Cara kerja obat herbal dalam memerangi kanker menurut dr.Henry Naland Sp.B (K) Onk, ahil bedah kanker dari Rumah Sakit Omni Medical Center (OMC), di kutip dari buku Pilih Jamu Dan Herbal Tanpa Efek Samping karya Ning Harmanto, dkk, menjelaskan bahwa cara kerja dari obat herbal masih memerlukan penelitIan Iebih lanjut, tetapi, pada umumnya, cara kerjanya sebagai benikut:
  1. Mempunyai efek toksik langsung terhadap sel kanker
  2. Salah satu senyawaan tanaman obat/herbal itu berperan pada fase tertentu dalam sikius mitosis sel 
  3. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan meningkatkan dan mengaktifkan natural killer sel (pembunuh sel kanker alami) 
  4. Merupakan sumber ion/unsur Kalium (K) yang melimpah 
  5. Merupakan sumber antioksidan untuk menanggulangi radikal bebas. 
  6. Sumber asam laktat 
  7. Memperbaiki dan memperkuat lingkungan jaringan tubuh dimana kanker berada 
  8. Masih banyak lagi mekanisme kerja lain yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Peran serta pihak medis sangat diharapkan untuk memperkaya modalitas baru berupa tanaman obat herbal dalam memerangi kanker, berupa Terapi Herbal. Diharapkan di masa mendatang, ada kerja sama yang baik dan saling mendukung dari Kedokteran Konvensional dan Pengobatan alternatif, khususnya, terapi Herbal untuk memerangi Kanker.

Obat herbal sebenarnya juga jamu yang dikemas secara modern. Agar jamu punya image yang modern tidak terasa pahit dan aromanya tidak menyengat serta difungsikan seperti obat dibuatlah sediaan jamu jadi kapsul, kaplet dan sirup yang manis.

Sebagian besar obat herbal yang beredar di Indonesia izin edarnya menggunakan identitas jamu dan sertifikat TR (tradisional). Untuk produsen jamu skala kecil biasanya hanya menggunakan izin dari Dinas Kesehatan masing-masing wilayah Kotamadya atau Kabupaten dengan Sertifikat Penyuluhan Industri Rumah tangga (SP-IRT).

Meski sesungguhnya izin SP-IRT hanya untuk produk makanan dan minuman yang tidak mencantumkan khasiat. Kini mulai banyak bermunculan klinik-klinik herbal dengan pengawasan dokter atau banyak juga dokter-dokter yang praktik meresepkan obat herbal.

Bahkan beberapa rumah sakit yang ada di Indonesia mulai menerima kehadiran obat herbal untuk mencarikan jalan keluar para pasien yang penyakitnya sulit disembuhkan dengan obat modern. Obat herbal yang sudah diuji cobakan kepada binatang coba dan menurut kritenia Badan POM memenuhi syarat akan memperoleh sertifikat “Obat herbal terstandar”.
Fungsi dan Tugas Pokok Puskesmas
Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.

Puskesmas memiliki satuan penunjang di antaranya adalah puskesmas pembantu dan puskesmas keliling, puskesmas pembantu yaitu unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan puskesmas dalam rung lingkup wilayah yang lebih kecil.

Sedangkan puskesmas Keliling yaitu unit pelayanan kesehatan keliling yang dilengkapi dengan kendaraan bermotor dan peralatan kesehatan, dengan tugas yaitu memberi pelayanan kesehatan daerah terpencil.

Fungsi dan kegiatan pokok puskesmas tertuang dalam buku pedoman kerja. Puskesmas memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam memelihara kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan status kesehatan masyarakat seoptimal mungkin.

Fungsi Puskesmas

Ada 3 fungsi pokok puskesmas, yaitu:

1. Sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat di wilayahnya
2. Membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat
3. Memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya.

Proses dalam melaksanakan fungsinya, dilakukan dengan cara:

1. Merangsang masyarakat termasuk swasta untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka menolong dirinya sendiri.
2. Memberikan petunjuk kepada masyarakat tentang bagaimana menggali dan menggunakan sumberdaya yang ada secara efektif dan efisien.
3. Memberi bantuan yang bersifat bimbingan teknis materi dan rujukan medis maupun rujukan kesehatan kepada masyarakat dengan ketentuan bantuan tersebut tidak menimbulkan ketergantungan.
4. Memberi pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat.
5. Bekerja sama dengan sektor-sektor yang bersangkutan dalam melaksanakan program puskesmas.

Kegiatan Pokok Puskesmas

Berdasarkan Buku Pedoman Kerja Puskesmas yang terbaru ada beberapa usaha pokok kesehatan yang dapat dilakukan oleh puskesmas, itupun sangat tergantung kepada faktor tenaga, sarana dan prasarana serta biaya yang tersedia.

Pelaksanaan kegiatan pokok diarahkan kepada keluarga sebagai satuan masyarakat terkecil. Oleh karena itu kegiatan pokok puskesmas ditujukan untuk kepentingan keluarga sebagai bagian dari masyarakat di wilayah kerjanya. Kegiaian-kegiatan yang dilaksanakan oleh petugas dan kegiatan pokok di atas adalah:

1. Upaya kesehatan ibu dan anak
a. Pemeliharaan kesehatan ibu hamil, melahirkan dan menyusui, serta bayi, anak balita dan anak prasekolah
b. Memberikan nasehat tentang makanan guna mencegah gizi buruk karena kekurangan protein dan kalori dan lain-lain kekurangan, serta bila ada pemberian makanan tambahan vitamin dan mineral
c. Pemberian nasehat tentang perkembangan anak dan cara stimulasinya
d. Immunisasi tetanus toksoid 2 kali pada ibu hamil dan BCG, DPT 3X, polio 3X, dan campak lX pada bayi
e. Penyuluhan kesehatan meliputi berbagai aspek dalam mencapai tujuan program KIA
f. Pelayanan keluarga berencana kepada pasangan usia subur dengan perhatian khusus kepada mereka yang dalam keadaan bahaya karena melahirkan anak berkali-kali dan golongan ibu berisiko tinggi
g. Pengobatan bagi ibu, bayi, anak balita dan anak prasekolah untuk macam-macam penyakit ringan.
h. Kunjungan rumah untuk mencari ibu dan anak yang memerlukan pemeliharaan, memberikan penerangan dan pendidikan tentang kesehatan, dan untuk mengadakan pemantauan pada mereka yang lalai mengunjungi puskesmas dan meminta agar mereka datang ke puskesmas lagi
i. Pengawasan dan bimbingan kepada taman kanak-kanak dan para dukun bayi

2. Upaya keluarga berencana
a. Mengadakan kursus keluarga berencana untuk para ibu dan caton ibu yang mengunjungi KIA
b. Mengadakan kursus keluarga berencana kepada dukun yang kemudian akan bekerja sebagai penggerak calon peserta keluarga berencana
c. Mengadakan pembicaraan-pembicaraan tentang keluarga berencana kapan saja ada kesempatan, baik di puskesmas maupun sewaktu mengadakan kunjungan rumah
d. Memasang IUD, cara-cara penggunaan pit, kondom dan cara-cara lain dengan memberi sarananya
e. Melanjutkan mengamati mereka yang menggunakan sarana pencegahan kehamilan.

3. Upaya perbaikan gizi
a. Mengenali penderita-penderita kekurangan gizi dan mengobati mereka
b. Mempelajari keadaan gizi masyarakat dan mengembangkan program perbaikan gizi 
c. Memberikan pendidikan gizi kepada masyarakat dan secara perseorangan kepada mereka yang membutuhkan, terutama dalam rangka program KIA
d. Melaksanakan program-program:
  • Program perbaikan gizi keluarga (suatu program menyeluruh yang mencakup pembangunan masyarakat) melalui kelompok-kelompok penimbangan pos pelayanan terpadu
  • Memberikan makanan tambahan yang mengandung protein dan kalori yang cukup kepada anak-anak di bawah umur 5 tahun dan kepada ibu yang menyusui 
  • Memberikan vitamin A kepada anak-anak di bawah umur 5 tahun.
4. Upaya kesehatan lingkungan
Kegiatan-kegiatan utama kesehatan Iingkungan yang dilakukan staf puskesmas adalah:
a. Penyehatan air bersih
b. Penyehatan pembuangan kotoran
c. Penyehatan lingkungan perumahan
d. Penyehatan air buangan/limbah
e. Pengawasan sanitasi tempat umum
f. Penyehatan makanan dan minuman
g. Pelaksanaan peraturan perundangan

5. Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular  
a. Mengumpulkan dan menganalisa data penyakit
b. Melaporkan kasus penyakit menular
c. Menyelidiki di lapangan untuk melihat benar atau tidaknya laporan yang masuk, untuk menemukan kasus-kasus baru dan untuk mengetahuyi sumber penularan
d. Tindakan permulaan untuk menahan penularan penyakit
e. Menyembuhkan penderita hingga ia tidak lagi menjadi sumber infeksi
f. Pemberian immunisasi
g. Pemberantasan vektor
h. Pendidikan kesehatan kepada masyarakat.

6. Upaya pengobatan
a. Melaksanakan diagnosa sedini mungkin melalui:
  • Mendapatkan riwayat penyakit
  • Mengadaan pemeriksaan fisik 
  • Mengadaan pemeriksaan laboratorium 
  • Membuat diagnosa
b. Melaksanakan tindakan pengobatan
c. Melakukan upaya rujukan bila dipandang perlu, rujukan tersebut dapat berupa:
  • Rujukan diagnostik
  • Rujukan pengobatan/rehabilitasi 
  • Rujukan lain.
7. Upaya penyuluhan kesehatan masyaraka:
a. Penyuluhan kesehatan masyarakat merupakan bagian yang tak terpisahkan dari tiap-tiap program puskesmas. Kegiatan penyuluhan kesehatan dilakukan pada setiap kesempatan oleh petugas, apakah di klinik, rumah dan kelompok-kelompok masyarakat.

b. Di tingkat puskesmas tidak ada petugas penyuluhan tersendiri, tetapi di tingkat kabupaten diadakan tenaga-tenaga koordinator penyuluhan kesehatan. Koordinator membantu para petugas puskesmas dalam mengembangkan teknik dan materi penyuluhan di Puskesmas.

8. Upaya kesehatan sekolah
a. Membina sarana keteladanan di sekolah, berupa sarana keteladanan gizi berupa kantin dan sarana keteladanan kebersihan lingkungan
b. Membina kebersihan perseorangan peserta didik
c. Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berperan secara aktif dalam pelayanan kesehatan melalui kegiatan dokter kecil
d. Penjaringan kesehatan peserta didik kelas I
e. Pemeriksaan kesehatan periodik sekali setahun untuk kelas II sampai VI dan guru berupa pemeriksaan kesehatan sederhana
f. Immunisasi peserta didik kelas I dan VI
g. Pengawasan terhadap keadaan air
h. Pengobatan ringan pertolongan pertama
i. Rujukan medik
j. Penanganan kasus anemia gizi
k. Pembinaan teknis dan pengawasan di sekolah
l. Pencatatan dan pelaporan.

9. Upaya kesehatan olah raga
a. Perneriksaan kesehatan berkala
b. Penentuan takaran latihan
c. Pengobatan dengan latihan dan rehabilitasi
d. Pengobatan akibat cedera latihan
e. Pengawasan selama pemusatan latihan.

10. Upaya perawatan kesehatan masyarakat
a. Asuhan perawatan kepada individu di puskesmas maupun di rumah dengan berbagai tingkat umur, kondisi kesehatan, tumbuh kembang dan jenis kelamin.
b. Asuhan perawatan yang diarahkan kepada keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat (keluarga binaan)
c. Pelayanan perawatan kepada kelompok khusus diantaranya: ibu hamil, anak balita, usia lanjut dan sebagainya
d. Pelayanan keperawatan pada tingkat masyarakat

11. Upaya peningkatan kesehatan kerja
a. Identifikasi. masalah, meliputi:
  • Pemeriksaan kesehatan awal dan berkala untuk para pekerja
  • Pemeriksaan kasus terhadap pekerja yang datang berobat ke puskesmas Peninjauan tempat kerja untuk menentukan bahaya akibat kerja
b. Kegiatan peningkatan kesehatan tenaga kerja melalui peningkatan gizi pekerja, Iingkungan kerja, dan kegiatan peningkatan kesejahteraan.
c. Kegiatan pencegahan kecelakaan akibat kerja, meliputi:
  • Penyuluhan kesehatan
  • Kegiatan ergonomoik, yaitu kegiatan untuk mencapai kesesuaian antara alat kerja agar tidak terjadi stres fisik terhadap pekerja 
  • Kegiatan monitoring bahaya akibat kerja 
  • Pemakaian alat pelindung
d. Kegiatan pengobatan kasus penyakit akibat kerja
e. Kegiatan pemulihan kesehatan bagi pekerja yang sakit
f. Kegiatan rujukan medik dan kesehatan terhadap pekerja yang sakit.

12. Upaya kesehatan gigi dan mulut
a. Pembinaan/pengembangan kemampuan peran serta masyarakat dalam upaya pemeliharaan diri dalam wadah program UKGM
b. Pelayanan asuhan pada kelompok rawan, meliputi:
  • Anak sekolah
  • Kelompok ibu hamil, menyusui dan anak pra sekolah
c. Pelayanan medik gigi dasar, meliputi:
  • Pengobatan gigi pada penderita yang berobat maupun yang dirujuk
  • Merujuk kasus-kasus yang tidak dapat ditanggulangi kesasaran yang Iebih mampu 
  • Memberikan peyuluhan secara individu atau kelompok 
  • Memelihara kebersihan (higiene klinik) 
  • Memelihara atau merawat peralatan atau obat-obatan
d. Pencatatan dan pelaporan.

13. Upaya kesehatan jiwa

a. Kegiatan kesehatan jiwa yang terpadu dengan kegiatan pokok puskesmas
b. Penanganan pasien dengan gangguan jiwa
c. Kegiatan dalam bentuk penyuluhan serta pembinaan peran serta masyarakat
d. Pengembangan upaya kesehatanjiwa di puskesmas melalui pengembangan peran serta masyarakat dan pelayanan melalui kesehatan jiwa
e. Pencatatan dan pelaporan.

14. Upaya kesehatan mata
a. Upaya kesehatan mata, pencegahan kesehatan dasar yang terpadu dengan kegiatan pokok Iainnya
b. Upaya kesehatan mata;
  • Anamnesa
  • Pemeriksaan visus dan mata luar, tes buta warna, tes tekanan bola mata, tes saluran air mata, tes lapangan pandang, funduskopi, dan pemeriksaan laboratorium 
  • Pengobatan dan pemberiaan kacamata
15. Upaya pembinaan peran serta masyarakat
Upaya pembinaan peran serta masyarakat dapat dilakukan melalui:
a. Penggalangan dukungan penentu kebijaksanaan, pimpinan wilayah, limas sektoral dan berbagai organisasi kesehatan. yang dilaksanakan melalui dialog. seminar dan lokakarya , dalam rangka komunikasi, informasi, dan motivasi dengan memanfaatkan media massa dan sistem informasi kesehatan

b. Persiapan petugas penyelenggara melalui latihan, orientasi atau sarasehan kepemimpinan di bidang kesehatan

c. Persiapan masyarakat, melalui rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenal dan memecahkan masalah kesehatan, dengan menggali dan menggerakkan sumber daya yang dimilikinya, melalui rangkaian kegiatan: 
  • Pendekatan kepada tokoh masyarakat
  • Survei mawas diri masyarakat untuk mengenali masalah kesehatannya 
  • Musyawarah masyarakat desa untuk penentuan bersama rencana pemecahan masalah kesehatan yang dihadapi
d. Pelaksanaan kegiatan kesehatan oleh dan untuk masyarakat melalui kader yang telah dilatih
e. Pengembangan dan pelestarian kegiatan oleh masyarakat.

16. Upaya pembinaan pengobatan tradisional
a. Melestarikan bahan-bahan tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan tradisional
b. Melakukan pembinaan terhadap cara-cara pengobatan tradisional.

Itulah yang bisa dibagikan tentang fungsi dan kegiatan pokok puskesmas, semoga dapat menambah informasi dan bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga:
Iklan Narkoba
Iklan adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Arab ‘i’lan, yang memiliki arti ‘penyiaran’, ‘pemberitahuan’, atau ‘pengumuman’.

Dalam bahasa Indonesia, iklan ialah sebuah informasi atau berita yang disampaikan oleh seseorang, sekelompok orang, badan, atau suatu instansi kepada masyarakat agar mereka dapat memanfaatkannya atau membeli sesuatu yang ditawarkan oleh iklan tersebut.

Iklan tersebut dapat dilakukan melalui selebaran, spanduk, papan iklan, media cetak, media elektronik, maupun media sosial, dan lainnya.

Bagi masyarakat, iklan memiliki manfaatnya dan kerugian nya. Manfaat iklan itu antara lain sebagai berikut.

Pertama, masyarakat akan mendapatkan informasi penting tentang sesuatu yang dibawa oleh iklan itu, seperti informasi tentang makanan dan minuman, obat-obatan, barang-barang elektronik, dan lain sebagainya.

Kedua, menambah masukan bagi pembuat iklan dan media iklan, karena seseorang yang membutuhkan sesuatu barang yang ditawarkaan oleh iklan itu, diharapkan akan membelinya.Demiklan pula bagi pemilik barang akan membayar kepada pemilik media yang bersangkutan.

Ketiga, akan menambah keindahan terhadap lingkungan. Tentu yang dimaksud dalam hal ini adalah iklan yang dipasang di pinggir-pinggir jalan, di pertigaan atau perempatan jalan, atau di tempat-tempat yang strategis untuk iklan. Bila dipasang dengan rapi serta memperhatikan nilai-nilai seni dan keindahan lingkungan, tentu iklan itu akan menambah indahnya lingkungan.

Keempat, iklan itu juga akan memberi hiburan segar bagi pendengar atau pemirsa, misalnya iklan di radio atau di TV yang dipoles dengan sedikit humor, akan memberi hiburan segar.

Dalam hal memberikan manfaat, Rasulullah saw bersabda, Barangsiapa di antara kamu yang bisa memberikan manfaat kepada saudaranya (atau oran g lain) maka lakukanlah.” (HR Muslim)

Dalam hal iklan ini, bila iklan ternyata memberi manfaat terhadap orang lain maka lakukanlah.

Walaupun demiklan, ternyata banyak sekali iklan yang menimbulkan kerugian kepada masyarakat. Hal itu banyak kita saksikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Banyak iklan suatu barang yang dilakukan dengan cara-cara yang berlebihan, tidak sesuai dengan kenyataan, sehingga banyak orang yang disesatkan oleh iklan tersebut.

Misalnya, tentang iklan penjualan rumah rumah baru, dengan janji yang muluk-muluk: jalan menuju lokasi dijamin bagus dan lancar, bangunan bagus dan berkualitas tinggi, air bersih, bebas banjir, dan cicilan ringan.

Setelah seseorang terbius iklan dan dia membeli rumah tersebut, ternyata yang dia dapati berbeda dengan yang dijanjikan iklan. Jalannya cepat rusak, rawan macet, bangunan jelek dan berkualitas rendah, air tidak bersih, dan rawan banjir. Tentu yang demiklan membuat orang sangat kecewa.

Contoh lain lagi, misalnya obat-obatan, kosmetik, dan barang barang kebutuhan lain yang diiklankan di media cetak, radio, maupun TV, dengan janji serba nomor satu, manjur, dan memuaskan. Setelah iklan itu dibuktikan, ternyata hanya omong kosong, bahkan ada yang berakibat fatal bagi pemakainya.

Banyak pula iklan yang melecehkan aurat wanita, mengundang maksiat, serta merendahkan martabat kaum wanita dan martabat manusia pada umumnya. Banyak sekali iklan yang menampilkan wanita-wanita berpakaian seronok dan selalu mengedepankan unsur-unsur yang berbau seksual.

Secara tidak langsung, iklan-iklan tersebut juga bertanggung jawab terhadap maraknya ke maksiatan dan kerusakan moral.

Banyak pula iklan yang dipasang di pinggir-pinggir jalan dan tempat-tempat strategis lain yang tidak mempertimbangkan nilai seni dan keindahan lingkungan sehingga merusak pemandangan.

Hal seperti itu dapat terjadi oleh karena hal-hal benkut ini.

Pertama, akibat persaingan hidup yang semakin tidak sehat, yaitu persaingan hidup yang tidak lagi dilandasi oleh etika dan moral, segala macam cara diupayakan demi keuntungan usahanya sendiri, tak peduli kepada kerugian usaha orang lain.

Ternyata persaingan tidak sehat itu tidak hanya dalam hal lapangan kerja, tetapi termasuk juga iklan-iklan. Iklan-iklan saling berebut konsumen (pembeli) dengan janji bohong, tidak peduli dengan kualitas barang dan kerugian pembeli. Akibatnya, konsumen dikecewakan.

Sebenarnya, persaingan itu dibolehkan selama dilandasi moral agama, saling menguntungkan, dan tidak saling merugikan, apalagi menjatuhkan.

Kedua, yang menyebabkan terjadinya penyimpangan dalam periklanan ialah karena ingin cepat mendapatkan keuntungan yang banyak dan ingin cepat menjadi pengusaha konglomerat.

Seseorang yang ingin cepat mendapatkan untung banyak dan ingin cepat kaya raya, tetapi keinginannya tidak dinapasi nilai-nilai etika dan moral, maka ia akan melakukan segala macam jalan, termasuk melakukan kedustaan dalam membuat iklan, demi meraih keuntungan yang banyak.

Ketiga, yang menyebabkan terjadinya pelanggaran dalam periklanan ialah karena tidak menyadari bahwa wanita merupakan sumber fitnah dan kerusakan moral bila kehormatannya tidak dijaga.

Pengusaha menampilkan wanita-wanita seksi dalam iklannya agar orang-orang suka melihatnya dan sekaligus mengenal barang yang diiklankannya. Akibat dari terlalu seringnya melihat maksiat, termasuk lewat iklan, gejolak nafsu semakin meningkat di masya rakat, khususnya di kalangan kawula muda.

Akibat maraknya iklan-iklan yang berbohong serta penuh dengan muatan kemaksiatan dan merendahkan martabat wanita, maka sudah seharusnya semua pihak menertibkan iklan-iklan tersebut.

Keempat, yang menyebabkan terjadinya pelecehan dalam periklanan adalah karena seseorang sudah tidak lagi menghargai harkat dan martabat wanita. Wanita hanya dijadikan sebagai objek pemuas nafsu dan untuk kepentingan bisns belaka.

Dan penjelasan di atas dapat disimpulkan hal-hal berikut. Pertama, iklan merupakan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi banyak juga iklan menyimpang dan merendahkan martabat wanita sehingga meresahkan masyarakat. Kedua, pemerintah dan para tokoh masyarakat hendaklah segera mengatasinya, baik melalui penertiban dan tindakan tegas.

Marilah kita pergunakan iklan sesuai dengan proporsinya, kita hindari penyimpangan dan pelecehan. Semoga kita dapat menghadirkan iklan-iklan yang mendidik dan tidak melenceng dari etika dan nilai-nilai kemanusiaan.

Itulah penjelasan singkat dari manfaat dan kerugian iklan yang bisa saya bagikan. Terimakasih

Blogger Template -

Copyright 2017 Ayudadeblogger.com All Rights Reserved.